BERAU TERKINI – BMKG memprediksi awal musim hujan di sejumlah wilayah di Indonesia baru mulai terjadi pada November 2026.

Cuaca hujan mulai terjadi di Berau dalam sepekan terakhir.

Namun curah hujan yang turun di Berau belum mampu memadamkan semua titik api yang menyebabkan karhutla.

Diketahui, musim kemarau panjang dan fenomena El Nino memperparah kasus karhutla dan kabut asap di Berau.

Kondisi udara di Tanjung Redeb dan sekitarnya yang diselimuti kabut asap tebal, Kamis (17/9/2026). (AIDIL/BT)
Kondisi udara di Tanjung Redeb dan sekitarnya yang diselimuti kabut asap tebal, Kamis (17/9/2026). (AIDIL/BT)

Kondisi itu membuat kualitas udara di Berau memburuk hingga aktivitas masyarakat terganggu.

Namun kondisi itu diprediksi tak akan berakhir dalam waktu cepat. Pasalnya BMKG memprediksi curah hujan baru akan turun dengan intensitas lebih besar pada akhir tahun ini.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan, musim hujan di Indonesia baru akan tiba pada bulan November 2026.

Konferensi pers BMKG mengenai prediksi musim hujan 2026-2027 (YouTube/Info BMKG)
Konferensi pers BMKG mengenai prediksi musim hujan 2026-2027 (YouTube/Info BMKG)

Di mana pada bulan itu terdapat 24,66 persen luas daratan Indonesia yang masuk dalam zona musim hujan.

Sementara pada bulan Desember 2026 terdapat 17,31 persen luas daratan Indonesia yang masuk musim hujan.

“Sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi masuk musim hujan pada periode November 2026, yaitu sebanyak 185 zona musim (ZOM) atau 24,66 persen luas daratan Indonesia,” kata Teuku Faisal Fathani dikutip dari YouTube Info BMKG.

“Kemudian masuknya musim hujan pada periode Desember 2026, yaitu sebanyak 266 zona musim atau 17,31 persen luas daratan Indonesia,” jelasnya.

Adapun untuk wilayah Berau, musim hujan diprediksi baru akan tiba pada bulan November 2026 dan intensitasnya akan meningkat hingga akhir tahun dan awal tahun 2027 mendatang.