BERAU TERKINI – Polsek Pulau Derawan tengah mengusut aksi perkelahian remaja yang terekam dalam video dan viral di media sosial.
Video perkelahian antarremaja yang viral di media sosial dan terjadi di jalan poros Kampung Kasai–Kampung Teluk Semanting, Kecamatan Pulau Derawan, Berau, diusut pihak kepolisian.
Seluruh remaja yang terlibat dalam aksi adu jotos tersebut, telah diamankan oleh Polsek Pulau Derawan untuk dimintai keterangan.
Kapolsek Pulau Derawan, AKP Iwan Purwanto, mengatakan, perkelahian itu terjadi pada Jumat (26/6/2026) sekira pukul 21.00 WITA.
“Setelah berhasil diidentifikasi, kami langsung mengamankan remaja-remaja yang terlibat dalam perkelahian di dalam video tersebut,” ujarnya, Minggu (28/6/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan, perkelahian itu dipicu persoalan saling tuduh terkait dugaan pencurian telepon genggam. Perselisihan kemudian berlanjut menjadi tantangan duel melalui pesan WhatsApp.
Sehari sebelum kejadian, Kamis (25/6/2026) sekitar pukul 18.00 WITA, remaja berinisial RY mengirim pesan kepada IK yang berisi tantangan untuk berduel satu lawan satu.
“Ayo sini solo vs solo, banci kalau kau tidak mau,” demikian isi pesan yang dikirimkan RY kepada IK.
Karena tersulut emosi, IK menerima tantangan tersebut. Keduanya kemudian sepakat bertemu di jalan poros Kampung Kasai–Teluk Semanting pada malam harinya.
Sekira pukul 21.00 Wita, IK datang ke lokasi bersama dua rekannya, AF dan RI. Sementara RY telah lebih dulu berada di lokasi bersama sejumlah temannya, yakni D, AI, DA, dan AL.
Namun, duel tidak hanya terjadi antara RY dan IK. Di lokasi, RY juga meminta AF untuk berkelahi dengan RI. Dua aksi perkelahian pun berlangsung secara bersamaan, hingga akhirnya berhasil dilerai oleh dua warga yang berada di sekitar lokasi.
Setelah perkelahian dihentikan, para remaja tersebut kembali ke rumah masing-masing.
Keesokan harinya, Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 10.30 WITA, keluarga IK mendatangi Polsek Pulau Derawan untuk melaporkan kejadian tersebut.
AKP Iwan menjelaskan, akar persoalan bermula saat IK tidak terima dituduh mencuri telepon genggam.
“IK yang tak terima, kemudian balik menuduh RY sebagai pelaku, sehingga memicu adu mulut yang berujung pada tantangan berkelahi,” jelasnya.
Saat ini, seluruh pihak yang terlibat telah diamankan dan dimintai keterangan.
Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka guna mencegah aksi kekerasan serupa terulang kembali.
“Jangan sampai perkelahian seperti ini kembali terjadi,” pungkasnya.
