BERAU TERKINI – Polisi menangkap seorang pemimpin pondok pesantren di Pekalongan, Jawa Tengah yang diduga melakukan kekerasan seksual ke santri.

Kasus kekerasan seksual di Pekalongan, Jawa Tengah menjadi sorotan dan viral di media sosial.

Seorang pemimpin pondok pesantren atau Ponpes berinsial AKF ditangkap oleh jajaran Polres Pekalongan Kota.

Penangkapan dilakukan di Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah pada Rabu (27/5/2026).

Dilansir laporan detik.com, penangkapan pemimpin ponpes itu atas kasus dugaan tindak kekerasan seksual.

Adapun korban dalam kasus kekerasan seksual itu adalah santriwati dari ponpes tersebut.

Viral pemimpin Ponpes di Pekalongan, Jawa Tengah diduga lakukan kekerasan seksual ke santri (TikTok/@radaryakuzamaneges)
Viral pemimpin Ponpes di Pekalongan, Jawa Tengah diduga lakukan kekerasan seksual ke santri (TikTok/@radaryakuzamaneges)

“Ya, hari ini tepatnya kita lakukan pengamanan terhadap pelaku, yang informasinya adalah salah satu pendiri pondok pesantren di wilayah hukum Polres Pekalongan Kota, pondoknya berada di Kabupaten Pekalongan,” ujar Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Riki Yariandi, dikutip dari laporan detik.com

“Korban sebelumnya tidak berani melapor karena mungkin diancam oleh pelaku ataupun teman-teman santri yang lain. Akhirnya anggota kami melakukan pendekatan sehingga mereka berani speak up,” katanya.

Terduga pelaku diduga menghamili salah satu korban yang berstatus sebagai santriwati.

Kini polisi tengah mendalami kasus yang tengah viral di media sosial tersebut.

“Yang itu, kita masih dalami. Sampai saat ini memang belum ada laporan dari pihak korban yang hamil dan melahirkan,” jelasnya.