BERAU TERKINI – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Berau bersama IPSI Bulungan mematangkan persiapan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026.
Persiapan dilakukan melalui sosialisasi peraturan pertandingan terbaru dan try out atlet pencak silat, di Padepokan PSHT Cabang Berau, Minggu (6/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (5-6/9/2026), tersebut turut dihadiri Ketua IPSI Berau Aan Wibowo, Ketua IPSI Bulungan Ardiansyah, perwakilan KONI Berau Andarias Baso, serta Ketua Cabang PSHT Berau Tri Hermanto.
Ketua IPSI Berau Aan Wibowo mengatakan, sosialisasi peraturan pertandingan menjadi bagian penting dalam persiapan atlet.
Sebab, selain menguasai teknik dan fisik, atlet juga dituntut memahami regulasi terbaru yang akan diterapkan dalam pertandingan.
“Kemarin kita mulai dari sosialisasi peraturan pertandingan, up to date terakhir peraturan pertandingan 2026. Sehingga atlet kita lebih siap menghadapi pertandingan di Porprov yang digelar November mendatang,” ujarnya.
Menurutnya, try out pada hari kedua mempertemukan atlet IPSI Berau dengan atlet IPSI Bulungan. Uji tanding tersebut menjadi kesempatan bagi atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus menerapkan langsung aturan pertandingan yang telah disosialisasikan.
“Masing-masing atlet akan mencoba skill, kemampuan dan menerapkan peraturan baru dalam rangka mempersiapkan diri,” katanya.
Aan menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antara IPSI Berau dan IPSI Bulungan. Terlebih, jadwal pelaksanaan Porprov Kaltim dan Porprov Kaltara tahun ini berlangsung hampir bersamaan pada November mendatang.
Ia berharap, try out tersebut dapat menjadi simulasi pertandingan bagi para atlet sebelum tampil di ajang Porprov 2026.
“Harapannya para atlet bisa mempersiapkan diri, mengimplementasikan materi dan ilmu yang didapat selama latihan beberapa bulan ini sampai menghadapi Porprov 2026,” jelasnya.
Dengan semakin matangnya persiapan dan pemahaman terhadap regulasi pertandingan, IPSI Berau menargetkan atletnya mampu meraih hasil maksimal.
“Tentunya targetnya mendapatkan juara. Dengan pengetahuan dan teknik yang ada, targetnya juara,” tegas Aan.

Sementara itu, Ketua IPSI Bulungan Ardiansyah mengatakan, kunjungan ke Berau merupakan kali pertama pihaknya menggelar try out bersama IPSI Berau.
Berau dipilih sebagai lokasi uji tanding, karena dinilai memiliki lokasi yang relatif dekat sekaligus menjadi tempat yang tepat untuk mengevaluasi kemampuan atlet Bulungan.
“Ini memang tahap akhir seleksi atlet Bulungan. Karena tidak semua atlet yang hadir di sini akan terjun ke Porprov. Jadi penilaiannya termasuk melalui try out ini, adalah penilaian akhir,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, IPSI Bulungan membawa sebanyak 28 atlet. Dari jumlah tersebut, nantinya akan dilakukan pengerucutan hingga menjadi sekitar 20 atlet yang akan memperkuat Bulungan pada Porprov Kaltara.
“Sehingga nanti muncul nama-nama yang memang betul-betul akan bertanding di Porprov Kaltara,” ujarnya.
Ardiansyah menyebut, try out di Berau juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara kedua daerah.
“Ini try out pertama kami, sekaligus menjadi silaturahmi. Berau dan Bulungan ini sebenarnya saudara lama, sama-sama lahir dari Kaltim,” katanya.
Mewakili Ketua Umum KONI Berau Taupan Madjid, Bendahara Umum KONI Berau Andarias Baso, mengapresiasi langkah IPSI Berau yang telah melakukan persiapan secara mandiri menghadapi Porprov Kaltim 2026.
Menurutnya, try out menjadi langkah positif untuk mengukur kesiapan atlet sebelum berlaga di Porprov.
“Kami sangat salut dengan IPSI Berau yang sudah mengambil langkah-langkah persiapan untuk Porprov. Walaupun masih bisa dikatakan mandiri, tetapi ini sudah langkah yang baik untuk try out dan mempersiapkan atlet,” ujarnya.
Andarias berharap, perhatian terhadap atlet yang dipersiapkan menuju Porprov semakin ditingkatkan, termasuk dukungan dari Dispora.
“Kami harapkan Dispora memberikan perhatian yang serius kepada atlet-atlet yang bersiap ke Porprov Kaltim, supaya mereka bisa maksimal dalam latihan,” pungkasnya.
