BERAU TERKINI – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau siap memprioritaskan pembenahan Tempat Penampungan Sementara (TPS) pada 2027 mendatang.
Langkah ini diambil lantaran keberadaan TPS di sejumlah titik perkotaan dinilai merusak pemandangan akibat penataannya yang kurang rapi.
Plt Kepala Bidang Kebersihan, Pengelolaan Sampah, dan Penanganan Limbah B3 DLHK Berau, Irwadi Ahmadi Siregar, mengungkapkan, pihaknya telah mengusulkan anggaran tambahan untuk merealisasikan konsep TPS yang lebih tertata dan estetis.
“Ada rumahannya, ada tempatnya biar bagus, kemudian ada penanda, ada rambu-rambu di situ yang biar masyarakat juga terbiasa membuang sampah TPS secara tertib dan rapi,” ungkap Irwadi kepada Berauterkini.

Rencananya, penataan akan menyasar kawasan strategis yang memiliki lahan memadai, mulai dari koridor Jalan Niaga, area sekitar Kantor Bupati, hingga wilayah Teluk Bayur.
“Itu akan kita tata agar lebih bagus secara estetika,” jelasnya.
Sementara terkait tumpukan sampah di Pasar Sanggam Adji Dilayas, Irwadi menekankan pentingnya tanggung jawab penuh dari pengelola pasar.
Mengingat volume sampah pasar yang sangat membludak, penanganan tidak bisa hanya mengandalkan armada pengangkut DLHK.
Pihak pengelola didorong untuk membangun TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle) guna memilah dan mendaur ulang sampah sejak dari sumbernya.
“Harusnya memang di sana ada TPS 3R sebagai tempat untuk memilah kemudian mendaur ulang,” tegasnya.
Di tengah efisiensi anggaran daerah, Irwadi memastikan DLHK Berau akan tetap menyaring program prioritas agar pelayanan kebersihan dan penanganan sampah bagi masyarakat tetap berjalan optimal.
“Kita upayakan semaksimal mungkin dengan anggaran yang ada pelayanan penanganan sampah itu kita tetap laksanakan,” tandasnya. (*)
