TANJUNG REDEB – Bupati Kabupaten Berau Sri Junisrsih dan Wakilnya Gamalis, meresmikan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, Sabtu (24/2/2024). Pesannya, TPI yang diresmikan dijaga dan dimanfaatkan dengan baik.

TPI tersebut dibangun dengan anggaran Rp15 miliar. Tujuannya, selain menampung dan memasarkan hasil tangkapan di dua kecamatan, juga diharapkan mendapat mensejahterakan masyarakat nelayan di sana.

“Saya ingin, TPI yang sudah dibangun ini dimanfaatkan dan digunakan dengan sebaik-baiknya,” pesannya.

Menurutnya, dengan keberadaan TPI tersebut, selain dapat menambah produksi perikanan juga dapat dijadikan langkah awal melakukan eksportir ikan segar ke negara luar.

Jika itu bisa terwujud, maka kehidupan nelayan di Tanjung Batu maupun Maratua akan menjadi lebih baik. Pasalnya, TPI tersebut akan mengakomodir produksi perikanan di Kecamatan Pulau Derawan.

“Syukur-syukur itu bisa terwujud kedepannya,” katanya Bupati dan wakilnya, seraya berharap.

Sri Juniarsih juga menyampaikan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau juga akan menambah sejumlah fasilitas pendukung lainnya.

Hal itu dilakukan untuk memudahkan masyarakat nelayan melakukan bongkar muat dan aktivitas lain di TPI.

Untuk diketahui, TPI tersebut sudah dilengkapi dengan Cool Storage, pasar basah, dermaga kayu menuju laut, perkantoran dan sejumlah fasilitas lainnya.

“Jalan dermaga menuju laut juga akan diperlebar, supaya aktivitas nelayan menjadi lebih mudah,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Berau, Gamalis, turut mengapresiasi atas peresmian TPI tersebut. Diharapkan, hadirnya TPI tersebut menjadi harapan baru bagi nelayan Pulau Derawan dan sekitarnya.

Pesan Gamalis, agar ketika melaut nelayan tetap menjaga keselamatan diri, karena saat ini cuaca sedang tidak baik.

“Saya kira, ini menjadi harapan baru bagi nelayan kita di Pulau Derawan dan sekitarnya. Semoga perekonomian mereka semakin baik dengan hadirnya TPI ini. Namun tetap menjaga keamanannya saat menangkap ikan,” saran orang nomor dua di “Bumi Batiwakkal” itu. (*)

Reporter : Hendra Irawan

Editor : s4h