Reporter : Hendra Irawan
|
Editor : Suriansyah

TANJUNG REDEB – Mantap! Tim Atlet Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (Porlasi) Sanubari Sailing Club mewakili Kontingen Layar Kalimantan Timur (Kaltim), Kabupaten Berau berhasil memboyong 6 Menali Emas di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Layar Indonesia Open 2024 yang digelar di INSC Ancol, Jakarta 21-23 Juni.

Prestasi tersebut bukan perkara mudah, mengingat semua atlet layar yang bertanding di Kejurnas tersebut merupakan atlet layar terbaik dari berbagai provinsi.

Ketua Porlasi Kaltim, Teddy Abay, mengaku bangga dengan prestasi yang diraih tersebut. Dikatakannya, raihan 6 medali emas itu, 3 perak dan 2 perunggu itu dari konsistensi latihan yang dilakukan atlet-atletnya.

“Selaku pengurus, saya bangga. Ini prestasi membanggakan untuk Kaltim dan Berau, secara khusus. Apalagi, mereka ini anak-anak Berau yang ditempa di Tanjung Batu secara konsisten,” katanya, Sabtu (29/6/2024).

Adapun atlet yang meraih medali emas tersebut, yakni Adelia Maisya Adha – Optimist Girls; Ahmad Risno – ILCA 4 Open; Devi Arpianti – ILCA 4 Girls; Della Fatriyani – Techno Girls; M. Haikal – Techno Open; Sarmila & Cintia Laura Kirana – INT 420 Girls.

Sementara, untuk medali perak, yakni Devi Arpianti – ILCA 4 Open; Zenriadi – ILCA 6 Open; Dan, Nenni Marlini – IQ Foil Girls. Untuk medali perak diraih; M. Adhit – Optimist Open; serta M. Albani & Aril Rifandi – INT 420 Open.

Dijelaskan, raihan prestisius itu tidak didapat dengan instan. Pelatih para atlet tersebut sudah membuat porsi latihan yang memang dipersiapkan untuk skala kejuaraan nasional dan internasional.

Bahkan, dalam 5 hari latihan 20 jam. Jika sebulan, atlet bisa berlatih selama 800 jam hingga 1.000 jam per tahun.

“Kurang lebih kalkulasinya seperti itu. Nah yang diraih sekarang itu, berkat latihan yang diterapkan dari 4 tahun lalu,” jelas Teddy.

Meskipun diakui, kemampuan atlet-atlet yang turun di kejurnas belum ada setengah kekuatan yang dimiliki Kaltim, khususnya dari Berau.

“Jujur saja, kekuatan kami yang turun di kejurnas itu baru 3/4 saja. Kalau full power, saya jamin kami dapat 8 emas, bukan 6 emas,” paparnya.

Sementara, Manajer Layar Kaltim, Ida Nursanti, menyebut prestasi ini tentu menjadi motivasi bagi atlet layar Kaltim jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. Pasalnya, layar menjadi cabang olahraga (cabor) unggulan dalam mendulang emas.

Jika melihat raihan tersebut, lanjutnya, maka sudah sesuai dengan target yang dibidik Porlasi Kaltim.

“Alhamdulillah, ini sesuai dengan target. Ini menjadi modal berharga kami menuju PON nanti,” angannya.

Ida berharap, atlet layar Kaltim, khususnya Berau, dapat memberikan prestasi lebih meningkat. Tidak hanya di level nasional, tapi juga di internasional.

“Saya juga meminta dukungan kepada seluruh elemen masyarakat Berau, agar prestasi atlet-atlet ini semakin terbuka,” pintanya. (*)