BERAU TERKINI – Peningkatan jumlah titik panas di Berau menandakan masa kemarau ekstrem telah melanda Berau.
Hampir dua pekan Berau nyaris tanpa hujan.
Dibarengi dengan peningkatan jumlah titik panas yang jumlahnya sudah mencapai 212 titik di seluruh kawasan Berau.
Data BMKG Kaltim, menunjukkan sebaran zona merah atau kering dan rawan kebakaran berada di pesisir selatan Berau.
Seperti Kecamatan Pulau Derawan yang mencapai 9 zona merah dan tersebar sampai pesisir selatan Berau.

Dalam indikator Fine Fuel Moisture Code (FFMC) BMKG Kaltim, zona merah dan kuning menjadi kawasan dengan dedaunan kering yang mudah terbakar oleh api.
Hal ini yang memicu api dengan cepat membakar hutan di kawasan tersebut.
Diimbau kepada seluruh masyarakat dan perusahaan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar di kawasan hutan dan pemukiman.
Adapun sebaran titik panas di Berau, tertinggi di Kecamatan Pulau Derawan dengan sebaran 70 titik.
Lalu Segah 49 titik, Gunung Tabur 28 titik, Talisayan 14 titik, Sambaliung dan Biatan masing-masing 11 titik.
Disusul Bidukbiduk 9 titik, Batu Putih 7 titik, Tabalar 3 titik dan Teluk Bayur 2 titik.
Pada Senin (10/8/2026) kemarin, petugas dibuat kelimpungan dengan meningkatnya kebakaran hutan secara tiba-tiba di kawasan dengan titik panas tersebut.
Petugas dari Disdamkarmat Berau, BPBD sampai masyarkat bahu membahu melakukan pemadaman api.
Bahkan petugas Damkar tumbang akibat kewalahan menjinakkan api yang membakar lahan di Tanjung Batu.
Bila menemukan kebakaran lahan, segera menghubungi Disdamkarmat Berau melalui Call Center 0554-21113 dan WhatsApp 085177001113.
Lalu dapat menghubungi kontak darurat BPBD Berau pada kontak call center 0811-5919-66 atau layanan darurat 112.
