Reporter : Sulaiman
|
Editor : Syaifuddin Zuhrie

Foto: Wabup Berau Gamalis

TANJUNG REDEB –  Pilkada 2024 sudah semakin dekat dengan jadwal pendaftaran. Menurut jadwal, para pasangan calon bakal mendaftarkan diri di KPU Berau mulai akhir Agustus 2024 mendatang. Namun, hingga saat ini belum ada satupun bakal pasangan calon yang resmi muncul ke publik.

Tak terkecuali bagi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Berau yang memiliki bakal calon dari kadernya, yang juga Ketua DPW PPP Kaltim, Gamalis. Meski memiliki pengalaman mentereng di DPRD Kaltim dan Wabup Berau sejak 2021 lalu, namun hingga kini belum mengantogi pasangan.

Jangankan pasangan, hingga saat inipun Gamalis belum memperoleh satupun surat tugas, baik dari PPP maupun partai yang telah dilamar. Seperti, Demokrat, Golkar dan NasDem.

Padahal saat ini, beberapa bakal calon telah mendapatkan mandat dari partai untuk melakukan kerja-kerja pemenangan. Contoh saja Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang telah memberikan rekomendasi kepada Bupati Berau Sri Juniarsih, untuk maju kembali di Pilkada Berau. Bahkan, jauh sebelum proses penjaringan dilakukan oleh partai politik.

Bahkan bakal calon bupati petahana ini juga telah mengantongi dukungan dari Partai Demokrat berupa surat tugas yang diterima pada akhir Mei 2024 lalu.  Kemudian, Partai Hanura juga telah memberikan bentuk rekomendasi surat tugas.

Lalu ada nama bakal calon lain, dari Partai Nasional Demokrasi alias NasDem yang telah memberikan surat tugas kepada Madri Pani (MP) untuk melakukan tugas politik untuk membangun koalisi dan juga menaikkan elektabilitas dan popularitas di publik Bumi Batiwakkal.

Yang mana, diketahui keduanya telah mengantongi nama-nama calon yang bakal mendampingi untuk maju di pilkada melalui penjaringan partai yang telah bergulir pada Mei 2024 lalu.

Bahkan, sejumlah nama lain yang telah menerima surat tugas diantaranya, Jakriyah, Taupan Madjid, dan Agus Wahyudi. Ketiganya telah menerima surat tugas dari partai Hanura.

Saat dikonfirmasi, pria yang masih menjabat sebagai Wakil Bupati Berau itu menyatakan, saat ini pihaknya tidak terlalu terganggu dengan langkah politik bakal calon lain diluar PPP.

Sebab, dia menyebut saat ini dirinya masih fokus untuk menunggu surat keputusan (SK) partai untuk memastikan pasangan calon yang dapat mendaftarkan diri di KPU.

“Tidak masalah kalau baru mendapatkan surat tugas, kan muaranya nanti pada SK. Kalau rekomendasi juga masih potensi berubah,” ujar Gamalis.

Dia pun menyebut, beberapa partai yang telah memberikan surat tugas menjadi bagian dari hak masing-masing partai. Sebagai bentuk kepastian langkah dari calon yang bakal diusung.

“Hanya saja, kalau seputar itu, kami tidak bisa berkomentar banyak,” tegasnya.

Disinggung ihwal kekhawatiran bakal ditinggal oleh bakal calon lain yang sudah mendapatkan surat tugas atau mandat, Gamalis menyebut tugas tersebut berada dalam kewenangan DPC PPP Berau.

Dimana, dirinya hanya bertugas memastikan kesiapan untuk maju dalam kontestasi pilkada pada tahun ini.

“Nah itu tugas DPC ya, kalau saya ini-kan pengantin,” ucapnya.

Dia pun menegaskan, muara dari semua partai bakal berada di masing-masing pengurus pusat. Dimana, DPP yang bakal menentukan nama yang bakal diusung oleh setiap parpol.

“Jadi tidak ada kekhawatiran sama sekali, apapun posisinya akan kami ambil, yang jelas saya akan maju di pilkada ini” tegasnya.

Foto: Gamalis kala meninjau stadion Olympic Teluk Bayur.

Sementara itu, Ketua DPC PPP Berau, Sa’ga, menyatakan sampai saat ini belum ada satupun surat tugas yang dikeluarkan oleh PPP. Hanya saja, dia memastikan akan melakukan pertemuan dengan pengurus, terkait nama yang pantas untuk diusung di Pilkada 2024 ini.

“Kami minta kepastian dulu dari DPW, untuk bisa menyampaikan nama itu ke DPP,” kata pria yang akrab disapa H Sa’ga.

Dia juga memastikan, sesuai arahan dari DPP untuk memajukan kader partai untuk maju di pilkada. Satu-satunya nama yang saat ini laik maju di Berau, yakni Gamalis.

“Apalagi ketua DPW (Gamalis) ini kan incumbent, tentu masuk dalam skala prioritas,” ujarnya.

Dia pun menyampaikan, sejauh ini pihaknya telah intens melakukan komunikasi politik dengan beberapa partai di Berau. Termasuk menyusun siasat bila manuver politik dilakukan oleh parpol koalisi yang saat ini sedang berjalan.

“Tentu kami sudah susun. Karena kami memahami sampai saat ini, kondisinya masih dinamis ya,” beber Sa’ga. (*)