BERAU TERKINI – Pelayanan parkir di Pasar Sanggam Adji Dilayas hingga kini masih memberlakukan sistem pembayaran manual.

Langkah ini terpaksa diambil menyusul insiden perusakan mesin parkir elektronik akibat amukan massa yang menolak sistem tersebut beberapa bulan lalu.

Berbeda saat mesin masih berfungsi, kini karcis parkir baru akan diberikan dan dibayar oleh pengendara pada saat pintu keluar, bukan di pintu masuk.

Tarif yang dikenakan tetap sama, yakni Rp3 ribu untuk sepeda motor serta Rp5 ribu untuk mobil, truk, dan bus.

Kondisi terbaru mesin parkir elektronik Pasar Sanggam Adji Dilayas, Rabu (15/7/2026), beberapa bulan setelah dirusak massa. (Adrikni/BT)
Kondisi terbaru mesin parkir elektronik Pasar Sanggam Adji Dilayas, Rabu (15/7/2026), beberapa bulan setelah dirusak massa. (Adrikni/BT)

Penata Layanan Operasional UPT Pasar Sanggam Adji Dilayas, Muhammad Iqbal, mengonfirmasi, belum ada perbaikan pada fasilitas digital tersebut meski insiden telah berlalu selama lima bulan.

Mengenai kelanjutan perbaikan, ia mengaku mendengar kabar pengajuan sudah dilakukan, namun belum mendapat informasi detail lebih lanjut.

“Masih belum ada perbaikan. Belum ada info, kayaknya ada sih kata teman. Kita kan enggak tahu juga ini, yang tahu kan di dalam,” ungkap Iqbal kepada Berauterkini, Rabu (15/7/2026).

Akibat tidak berfungsinya portal elektronik tersebut, pihak pengelola kini mengosongkan pos penjagaan di pintu masuk pasar dan memusatkan seluruh personel di pintu keluar.

“Pintu masuk enggak ada (penjaga), soalnya kan dia langsung di pintu keluarnya, soalnya kan tidak berfungsi sudah portalnya,” tambahnya.

Iqbal juga tidak menampik penerapan sistem manual di pintu keluar ini menyisakan celah pelanggaran. 

Pihaknya kerap mendapati para pengendara yang memanfaatkan situasi untuk kabur tanpa membayar retribusi.

“Itu pasti ada (penerobos),” singkatnya. (*)