TANJUNG REDEB – Status calon pengurus Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) hingga saat ini masih menggantung. Padahal, komite yang berfungsi melakukan akselerasi dalam pertumbuhan industri kreatif ini telah mulai tahapan pembentukan pengurus sejak November 2023 lalu.

Namun hingga memasuki pertengahan Maret 2024 ini, belum ada kejelasan dari status para pelaku industri kreatif tersebut. Bahkan cenderung berjalan di tempat, lantaran setiap pihak cenderung menunggu bola.

Menjawab itu, Kabid Usaha Jasa Sarana Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau Nurjatiah, menyatakan pasca dilaksanakannya workshop ekraf ketiga di Berau pada November 2023 lalu, pihaknya telah mengajukan usulan format SK Komite Ekraf pada sebulan setelahnya.

Hanya saja, proses tersebut mandeg, lantaran pemerintah masih ditugaskan untuk membuat payung hukum berupa Peraturan Bupati (Perbup) sebagai legal Komite Ekraf.

“SK Komite Ekraf yang kami usulkan pada Desember 2023 ke bagian hukum sampai dengan hari ini masih diproses bagian hukum,” jelas Nurjatiah, menjawab konfirmasi pertanyaan awak berauterkini.co.id, Selasa (12/3/2024).

Walhasil, atas kondisi itu pemerintah belum dapat menandatangani SK yang diajukan tersebut. Sebab, merunut aturan Kemenkumham, daerah harus memberikan kejelasan status komite melalui Perbup.

“Akhirnya, disarankan oleh bagian hukum untuk membuat draft perbupnya,” ujarnya.

Dalam proses pembuatan draft aturan tersebut, Nurjatiah menjelaskan, pihaknya akan mempercepat penyusunan dasar aturan baru tersebut. Selanjutnya disahkan oleh kepala daerah.

“Secepatnya Perbup ini di selesaikan. Begitu Perbup ini di sahkan. SK Komite juga segera disahkan Bupati,” tekannya.

Nurjatiah mengutarakan permohonan maaf kepada para pelaku ekraf di Berau atas keterlambatan pembentukan komite tersebut. Pihaknya hanya dapat memastikan proses itu tidak berjalan di tempat.

“Kami mohon maaf atas terkendalanya rencana kerja kita,” tuturnya.

Pihaknya pun berkomitmen untuk membuatkan agenda, khusus untuk pelaku ekraf berupa kegiatan bersama dalam waktu dekat ini. Kegiatan tersebut ditujukan untuk menjaga semangat para calon pengurus komite ekraf.

“Iya, mas. Setelah lebaran kita usahakan ada kegiatan. Sambil menunggu SK,” janjinya. (*)

Reporter : Sulaiman

Editor : s4h