BERAU TERKINI – Kondisi di ruang ganti Atletico Madrid menjadi tak kondusif gegara saga transfer Julian Alvarez.
Drama atau saga transfer Julian Alvarez mulai berdampak pada kondisi di ruang ganti.
Laporan dari Spanyol menyebut, sejumlah pemain Atletico Madrid mulai tak nyaman dengan Julian Alvarez.
Para pemain Atletico Madrid lainnya ingin Julian Alvarez pergi sehingga kondisi di ruang ganti kembali berjalan normal.
“Situasi transfer Julian Alvarez membuat kondisi di ruang ganti Atletico Madrid tak kondusif,” tulis laporan Team Talk.
“Sejumlah pemain mulai merasa tidak nyaman dan terganggu dengan drama transfer dan berharap Julian Alvarez segera meninggalkan klub,” lanjutnya.
Sementara itu, Presiden Atletico Madrid Miguel Angel Gil Marin dilaporkan tak menyukai cara Julian Alvarez di bursa transfer musim panas ini.
Miguel Angel Gil Marin menilai gaya Julian Alvarez di bursa transfer seakan tak menghargai klub.
“Miguel Angel Gil Marin marah dan merasa gaya Julian Alvarez di hadapan publik membuat klub Atletico Madrid seakan klub kecil,” tulisnya.
“Di sisi lain, Julian Alvarez memang sudah tak betah berada di klub dan ingin segera meninggalkan Atletico Madrid,” jelasnya.

Diincar Arsenal
Sebelumnya diberitakan, Arsenal disebut sebagai jawaban soal masa depan Julian Alvarez.
Manajemen klub Atletico Madrid dibuat pusing soal masa depan Julian Alvarez. Pasalnya pemain Timnas Argentina itu menjadi incaran klub rival La Liga yakni Real Madrid dan Barcelona.
Julian Alvarez sendiri disebut kepincut untuk pindah ke Barcelona di bursa transfer musim panas ini. Namun petinggi Atletico Madrid tak ingin salah satu pemain terbaiknya justru membela klub rival.
Laporan dari Spanyol menyebut, Atletico Madrid kini membuka opsi menjual Julian Alvarez ke klub Liga Inggris.
Arsenal kini menjadi opsi paling realistis untuk menyelesaikan saga transfer Julian Alvarez.
“Atletico Madrid memandang persoalan Julian Alvarez akan selesai jika Arsenal siap membeli di harga 150 juta Euro,” tulis laporan The Athletic.
“Namun rencana itu bakal menemui kendala sebab sang pemain hanya ingin pindah ke Barcelona,” lanjutnya.
