Penulis : admin

Foto Ilustrasi: Ruang penyimpanan Sembako milik BPBD Berau

TANJUNG REDEB – Bantuan pihak ketiga berupa sembako untuk  masyarakat terdampak Covid-19 menumpuk di gudang milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau.Bantuan  tersebut belum tersalurkan lantaran terkendala operasional.  Bantuan sejatinya disalurkan oleh Dinas Sosial. Sementara di BPBD hanya sebatas penggunaan gudangnya saja.

Kepala BPBD Berau, Thamrin, untuk menyimpan  Sembako yang diberikan pihak ketiga beberapa waktu lalu. ia juga menyebutkan Dinas Sosial yang akan menyalurkan bantuan itu kepada penerima yang berhak.

“Untuk warga terdampak covid, kan tidak ada lagi yang dibantu, jadi itu masih ada, tetapi itu bisa kita salurkan ke bencana lain kalau memang dibutuhkan, kita memang harus ada stok untuk kondisi darurat,” jelasnya,Minggu (31/10/2021)

Dikonfirmasi, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Berau, Totoh Hermanto mengungkapkan, pihaknya tetap berusaha untuk menyalurkan bantuan tersebut kepada pihak yang membutuhkan.

Akan tetapi saat ini  membutuhkan biaya operasional. Sementara bantuan pihak ketiga tidak masuk dalam mata anggaran yang biaya operasionalnya disediakan pihaknya.

“Jadi kami harus koordinasi dengan kecamatan, jadi ditaruhlah di BPBD karena kami tidak punya gudang,”katanya.

Permasalahan muncul karena pihaknya belum memiliki program untuk pengadaan dan penyaluran bantuan. Mengingat bantuan tersebut berasal dari pihak ketiga sehingga tidak terakomodir dengan operasional penyaluran.

“Kalau program pengadaan yang memang kita lakukan, itu dibarengi dengan operasional agar bantuan sembako itu sampai ke tangan yang membutuhkan. Ini kan dari pihak ketiga,” sambungnya.

Ia menambahkan, karena bantuan tersebut tidak direncanakan, maka tidak ada target waktu, namun untuk menjaga kualitas dari sembako maka pihaknya berusaha secepat mungkin untuk menyalurkan bantuan tersebut.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Baznas apabila memang ada masyarakat Berau uang membutuhkan bantuan sembako, karena Baznas memiliki operasional untuk turun ke masyarakat.

“Nanti kita bisa titip juga melalui Baznas, atau mungkin nanti ada Bupati kunjungan nanti kita titip juga,” pungkasnya.(*)

Editor: RJ Palupi