BERAU TERKINI – Proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau terus berlanjut.
Seluruh peserta telah menyelesaikan tahapan asesmen dan penulisan makalah serta tinggal menunggu proses presentasi dan wawancara akhir.
Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, mengatakan, asesmen peserta telah dilaksanakan di Balai Pengujian Kompetensi Yogyakarta.
Saat ini, panitia seleksi masih menunggu hasil penilaian sebelum memasuki tahapan berikutnya.
“Senin lalu para peserta sudah menyelesaikan penulisan makalah. Sekarang kita tinggal menunggu hasil asesmen dari Balai Pengujian Kompetensi di Yogyakarta. Insya Allah dalam 2-3 minggu ke depan akan dijadwalkan presentasi sekaligus wawancara akhir bagi seluruh peserta,” ujarnya pada Berauterkini, Selasa (7/7/2026).

Ia menjelaskan, seleksi terbuka tersebut diikuti lebih dari 30 pelamar yang memperebutkan lima jabatan pimpinan tinggi pratama yang sedang dibuka.
Menurut Said, penjadwalan tahapan akhir menyesuaikan ketersediaan seluruh anggota panitia seleksi.
Salah satu anggota pansel merupakan perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang ditunjuk berdasarkan rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN), sehingga jadwal harus disesuaikan.
“Kita mengikuti jadwal seluruh anggota panitia seleksi, termasuk perwakilan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang berdomisili di Samarinda. Karena itu pelaksanaan wawancara akhir dijadwalkan setelah seluruh pansel dapat hadir,” jelasnya.
Ia menegaskan, pelaksanaan seleksi dilakukan secara profesional dan transparan dengan pendampingan langsung dari BKN.
Seluruh tahapan dilaksanakan sesuai ketentuan untuk memastikan pejabat yang terpilih benar-benar berdasarkan kompetensi.
“Kita profesional. Semua proses selalu dikoordinasikan dengan BKN karena sistem kepegawaian sekarang jauh lebih sentralistik. Bahkan, mutasi pegawai antar bidang maupun antar perangkat daerah pun harus mendapat persetujuan dari BKN,” katanya.
Said memastikan tidak ada praktik titipan jabatan dalam proses seleksi tersebut.
Pemkab Berau berkomitmen menyerahkan seluruh hasil seleksi kepada mekanisme yang telah ditetapkan.
“Tidak ada lagi istilah titipan jabatan. Kita profesional saja, apapun hasilnya nanti akan mengikuti proses dan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Selain lima jabatan yang sedang diseleksi, Pemkab Berau juga telah memetakan sejumlah jabatan pimpinan tinggi yang akan memasuki masa kekosongan hingga akhir tahun.
Per 1 Juli 2026, terdapat dua jabatan yang kosong, yakni Kepala Dinas Sosial dan Kepala Dinas Perpustakaan.
Bulan depan, jabatan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga juga akan kosong, disusul Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata pada akhir tahun.
“Dengan demikian, ada empat jabatan lagi yang akan kita isi melalui seleksi terbuka atau mekanisme manajemen talenta pada tahap berikutnya,” ungkapnya.
Secara keseluruhan, pada 2026 terdapat sembilan jabatan pimpinan tinggi yang harus diisi.
Sementara, pada 2027 diperkirakan terdapat sekitar delapan jabatan yang memasuki masa pengisian dan sekitar tujuh jabatan lagi pada 2028 sesuai jadwal berakhirnya masa jabatan pejabat yang ada. (*)
