Suasana pelantikan pengurus Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) Kabupaten Berau.

TANJUNG REDEB – Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), menggelar perayaan Natal bersama di tahun 2023, sekaligus pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) KKK Berau periode 2023-2027 di Gedung Mitra Klasik, Tanjung Redeb, Sabtu (9/12/2023).

Fentje Mantiri, resmi dikukuhkan sebagai Ketua DPD KKK Berau bersama dengan 57 pengurus lainnya. Pelantikan dipimpin Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) KKK Kalimantan Timur Stenly Mawilos.

Fentje Mantiri menyampaikan terima kasih kepada para tokoh, pejabat dan warga Kawanua di Kabupaten Berau. Menurutnya, momen tersebut merupakan kepercayaan dari warga yang berasal dari Sulawesi Utara itu.

“Saya tidak akan bisa melakukan apapun tanpa adanya dukungan dan bantuan dari saudara sekalian. Untuk itu, dengan segala kerendahan hati, Saya memohon bantuan dan kerja samanya,” tuturnya.

Sang ketua baru itu mengajak warga Kawanua untuk ikut serta dalam membangun Kabupaten Berau dan menjaga stabilitas daerah di tengah perbedaan suku, agama, budaya, adat istiadat dan golongan.

“Sebagaimana dengan semboyan masyarakat Minahasa, yaitu ‘Torang Samua Basudara’. Itu yang harus kami pegang demi kerukunan dan kedamaian bermasyarakat,” ucapnya.

Sekecil apapun, sambungnya, kontribusi masyarakat Kawanua dalam hal perdamaian dan pembangunan sangatlah berarti bagi daerah, khususnya di Kabupaten Berau. Apalagi saat memasuki masa persiapan Pemilu 2024.

“Kita sebagai warga Kawanua, harus terlibat dalam menyukseskan Pemilu 2024 dengan cara ikut serta dalam memilih para pemimpin dan wakil rakyat,” ajaknya.

Bersamaan dengan perayaan Natal, Fentje pun berharap, agar saat perhelatan pesta demokrasi itu tiba, masyarakat Kawanua dapat menangkal tindakan-tindakan negatif yang dapat memicu konflik, seperti ujaran kebencian dan rasisme.

Pesannya, agar masyarakat Kawanua dapat bertindak bijaksana dalam menyikapi pilihan politik yang berbeda serta waspada terhadap penyebaran benih-benih kebencian yang dilakukan hanya untuk meraih kemenangan.

“Seperti makna semangat Natal yang terus kita gelorakan setiap tahun, yakni tetap menegakkan kasih di tengah berbagai perbedaan,” seru Fentje.

Prosesi itu dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat daerah, diantaranya mantan Ketua DPRD Provinsi Kaltim Makmur HAPK, Kapolres Berau, AKBP Steyven Jonly Manopo, dan Anggota Komisi I DPRD Berau Rudi Mangunsong.* (/ADV)

Reporter : Sulaiman

Editor : s4h