BERAU TERKINI – Kelurahan Gayam, Kecamatan Tanjung Redeb, resmi menutup rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 yang telah berlangsung selama lima hari sejak Senin (13/7/2026) lalu.

Momentum ini dimanfaatkan Kelurahan Gayam sebagai ajang untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Acara yang dipusatkan di halaman Kantor Kelurahan Gayam, Jalan Murjani I, ini digelar pada 13-17 Juli 2026.

Lurah Gayam, Purwa Wijoyo, menjelaskan, perayaan tahun ini sengaja dilaksanakan lebih cepat dari kebiasaan tahun-tahun sebelumnya yang kerap digelar di akhir tahun.

“Saya mencoba semakin dekat dengan bulannya, dengan momentumnya, sehingga mereka rasa ada kebanggaan,” ungkap Purwa kepada Berauterkini, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan jalan santai dalam rangka HUT ke-21 Kelurahan Gayam, Kecamatan Tanjung Redeb. (IST)
Kegiatan jalan santai dalam rangka HUT ke-21 Kelurahan Gayam, Kecamatan Tanjung Redeb. (IST)

Berbagai kegiatan menarik turut memeriahkan hari jadi ini, mulai apel bersama, lomba mewarnai tingkat TK dan PAUD, lomba tumpeng antar-14 RT, hingga jalan santai. 

Kelurahan Gayam juga merangkul berbagai unsur lembaga kemasyarakatan, seperti RT, PKK, Posyandu, Karang Taruna, hingga LPM.

Mengusung tema “Maju Bersama Melayani dengan Sepenuh Hati dengan PURI (Prima, Unggul, Ramah, Integritas)”, momentum ini juga menjadi penegas komitmen sinergisitas dalam pengabdian kepada masyarakat.

“Itu filosofinya sebenarnya, kalau perayaan ini kan sebagai bentuk rasa syukur kita,” tambahnya.

Tidak hanya perlombaan, acara ini juga dimeriahkan oleh kehadiran 15 stan UMKM kuliner serta pasar sembako murah untuk warga. 

Purwa mengakui, perayaan kali ini memang dikemas lebih sederhana karena menyesuaikan dengan kondisi efisiensi anggaran daerah. 

Namun, ia menekankan, esensi dari acara ini bukanlah persaingan lomba, melainkan kebersamaan.

Meskipun di tengah keterbatasan anggaran, partisipasi dan respons positif dari masyarakat Kelurahan Gayam dinilai sangat luar biasa. 

Purwa menyadari acara ini tidak semegah kelurahan lainnya, namun hal terpenting adalah terciptanya kedekatan antara pemerintah dan warga.

“Kami ini lebih sifatnya merakyat. Jadi hubungan baik antara pemerintahan, kelurahan, kecamatan, dan warganya itu bagaimana menyatu dalam pelayanan dalam kemasyarakatan,” papar Purwa.

Melalui hari jadi yang ke-21 ini, ia berharap Kelurahan Gayam dapat terus maju dan menjadi ikon pemberdayaan masyarakat, sosial, serta budaya di Berau. 

Ia juga berpesan kepada jajarannya agar aparat pemerintah tidak hanya bekerja di balik meja kantor, melainkan aktif turun langsung di tengah-tengah masyarakat.

“Harapan kami, mudah-mudahan Kelurahan Gayam ini lebih maju, memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, terus juga masyarakatnya jadi sejahtera,” pungkasnya. (*)