BERAU TERKINI — Pemerintah Kabupaten Berau berupaya menyelesaikan penataan aset dan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor penyelamatan.

Langkah ini direalisasikan pasca pemisahan tugas kedaruratan dan penyelamatan, yang semula melekat di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kini berpindah ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) yang dibentuk sejak awal 2026. 

Dinas baru ini dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3/2025 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Berau.

“Saat ini capaiannya masih peralihan SDM dan aset kendaraan penyelamatan,” kata Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said.

Said menerangkan, BPBD dan Disdamkarmat telah melakukan serah terima dokumen serta fisik aset yang dilaksanakan belum lama ini. 

Dalam proses tersebut, BPBD menyerahkan 51 unit kendaraan penyelamatan, terdiri dari kendaraan operasional dinas maupun unit kendaraan kedaruratan lapangan.

“Sudah diserahkan semua, sekarang perawatan aset itu berada di Disdamkarmat,” ujarnya.

Selain pengalihan fasilitas fisik, 62 personel penyelamatan BPBD kini juga telah beralih status kedinasan sebagai pegawai di Disdamkarmat. 

Puluhan personel tersebut ditempatkan secara merata untuk mengisi posisi administrasi perkantoran hingga memperkuat tim pemadam.

Setelah urusan armada dan pegawai rampung, tugas selanjutnya adalah memastikan ketersediaan bangunan sekretariat untuk dinas baru tersebut. 

Berdasarkan draf perencanaan tata ruang, saat ini Pemkab Berau tengah berupaya memisahkan operasional sekretariat KPU Berau.

Lembaga penyelenggara pemilu tersebut saat ini telah dibangunkan sekretariat baru di Jalan Pemuda, Tanjung Redeb.

Sesuai skema anggaran ke depan, jika kondisi keuangan daerah memadai, proyek bangunan gedung KPU baru itu akan segera diselesaikan secara penuh. 

Rampungnya gedung tersebut secara otomatis akan memberikan ruang yang cukup lapang untuk memisahkan markas komando BPBD dan Disdamkarmat Berau.

“Sekarang semua masih berprogres,” pungkas Said. (*/Adv)