BERAU TERKINI – Jaga kondusivitas jajaran Polsek Tanjung Redeb sambangi sejumlah perguruan pencak silat di Kecamatan Tanjung Redeb.

Langkah tersebut dilakukan melalui Program Sabuk Kamtibmas (Sahabat untuk Kamtibmas), yang diwujudkan dengan kegiatan silaturahmi bersama sejumlah perguruan pencak silat di wilayah hukumnya.

Kapolsek Tanjung Redeb AKP Amin Maulani memimpin langsung kegiatan tersebut bersama personel Unit Intelkam.

Dalam kunjungannya, rombongan menyambangi Sekretariat Perguruan Silat Cempaka Putih Cabang Berau di Jalan Durian 3, Kelurahan Gunung Panjang, Tanjung Redeb, Berau.

Kedatangan rombongan disambut Ketua Cempaka Putih Cabang Berau, Edi Suparlan, bersama jajaran pengurus.

Silaturahmi kemudian dilanjutkan ke Sekretariat Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW) Tunas Muda Cabang Berau di Jalan P. Gunung Panjang. Di lokasi tersebut, rombongan diterima Ketua PSHW Tunas Muda Cabang Berau, Rian.

AKP Amin Maulani mengatakan, Program Sabuk Kamtibmas menjadi wadah kemitraan antara Polri dan masyarakat untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, serta kolaborasi dalam menjaga situasi keamanan di lingkungan masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, ia mengajak para pengurus perguruan pencak silat untuk mengedepankan musyawarah, dan penyelesaian secara kekeluargaan apabila terjadi persoalan, baik yang melibatkan anggota maupun antarperguruan.

“Alhamdulillah sejauh ini semua aman, dan guyub rukun. Semua perguruan sama-sama menjaga kamtibmas tetap aman di Berau, khususnya di Tanjung Redeb,” katanya, Minggu (9/8/2026).

Selain menjaga hubungan antarp perguruan, kepolisian juga menekankan pentingnya pembinaan terhadap para anggota, agar tidak mudah terpengaruh informasi bohong atau ajakan yang berpotensi mengarah pada pelanggaran hukum.

Perguruan pencak silat juga diharapkannya, tidak hanya menjadi wadah pembinaan olahraga dan bela diri semata.

Tetapi juga, turut berperan sebagai mitra strategis kepolisian dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan di lingkungan masyarakat.

“Karena kami juga tidak bisa bekerja sendiri, kami kepolisian juga butuh sinergitas masyarakat, termasuk perguruan pencak silat,” ujar pria yang juga pernah menjabat sebagai Ketua PSHT Berau ini.

Dia juga meminta pengurus perguruan di Tanjung Redeb, menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas.

Baik itu penyalahgunaan narkotika, peredaran minuman keras, balap liar, tawuran, maupun tindak pidana lainnya.

Dia menegaskan, Polsek Tanjung Redeb akan terus membuka ruang komunikasi dan memperkuat silaturahmi dengan seluruh perguruan pencak silat.

Melalui Program Sabuk Kamtibmas, Polsek Tanjung Redeb berharap hubungan antara kepolisian dan perguruan pencak silat semakin solid.

“Kolaborasi ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman, damai, tertib, dan kondusif,” tandasnya.