TANJUNG REDEB – Tatkala melakukan pleno rekapitulasi suara di Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, mempersiapkan tim medis dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).

Terkait dengan itu, kondisi kesehatan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) menjadi sorotan publik. Setelah sebelumnya, saat penghitungan suara di tingkat TPS, banyak petugas KPPS yang tumbang gegara kelelahan pada hari pemungutan dan penghitungan suara, pada 14 hingga 15 Februari 2024 lalu.

Sebelumnya, PPK Sambaliung resmi menggelar tahapan pleno rekapitulasi suara berjenjang di Gedung Olahraga Bulutangkis di Jalan ST Aminuddin, Sambaliung, Minggu (18/2/2024).

Camat Sambaliung, Ahmad Juhri.

Gelaran itu, merupakan tahap wajib dalam rekapitulasi suara dalam Pemilu 2024 ini. Tahap yang mesti dilalui pasca penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS), hingga nantinya akan bermuara di KPU RI.

Menurut jadwal yang telah ditetapkan, rekapitulasi suara tersebut akan berlangsung selama sepekan ke depan. Paling lambat hingga 10 setelah dimulainya agenda tersebut.

Ditemui usai pembukaan pleno, Camat Sambaliung, Ahmad Juhri, kepada berauterkini.co.id, menyatakan proses penghitungan suara saat ini telah dirapatkan oleh unsur forum pimpinan kecamatan.

Dalam pertemuan itu, membahas soal detail penanganan petugas PPK yang sakit dalam proses pleno, termasuk pula seluruh pihak yang terlibat langsung, sepetri saksi, pengawas, hingga aparat negara lainnya.

“Kami sudah berkomunikasi intens dengan tenaga medis di Puskesmas terdekat,” kata Juhri – sapaan dekatnya.

Dari koordinasi tersebut, pihak medis bakal bersedia kapanpun dibutuhkan saat situasi darurat, mulai tenaga medis hingga kendaraan akan datang saat dihubungi pihak penyelenggara pleno.

Dengan kondisi taktis itu, ditegaskan bahwa Puskemas Sambaliung akan beroperasi selama hingga pukul 00.00 Wita beberapa pekan ke depan.

“Bahkan mereka siap on call. Kami sudah komunikasikan dengan puskesmas,” ujarnya.

Selain akan mendapatkan perawatan medis di puskesmas, pihaknya telah memastikan kesiapan kendaraan yang bakal mengirim pasien rujukan ke RSUD dr Abdul Rivai.

“Sudah siap semua. Mereka (Puskesmas Sambaliung) sudah diinstruksikan langsung juga oleh Dinas Kesehatan (Dinkes),” ucap Juhri.

Pihaknya berpesan kepada petugas PPK untuk dapat bertugas dan bekerja secara profesional, apabila mengalami kelelahan, diminta untuk segera mengistirahatkan diri.

“Ukur kemampuan masing-masing, semoga ini bisa selesai dan sukses,” harapnya.

Reporter : Sulaiman

Editor : s4h