BERAU TERKINI – Laga perebutan tiket perempat final Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Mesir menjadi beban berat untuk Mohamed Salah.
Mo Salah dituntut untuk mengubah perannya agar lebih fleksibel di lapangan seperti Kapten Timnas Argentina Lionel Messi.
Sebab selama ini, taktik Mesir terlalu monoton. Semua serangan bertumpu pada Mo Salah.
Dampaknya fatal. Pergerakan bintang Liverpool ini sangat mudah dibaca lawan.

Saat membekuk Australia, Salah mati kutu. Ruang geraknya dikunci rapat.
Hal yang sama pasti akan diterapkan oleh pelatih Argentina, Lionel Scaloni. Tembok pertahanan Tim Tanggo sudah siap mematikan Salah.
Wajib Tiru Gaya Lionel Messi
Jika ingin lolos, Salah harus berubah. Ia tidak bisa lagi hanya menunggu di sisi kanan luar.
Salah wajib meniru fleksibilitas Lionel Messi. Di usia senja, Messi justru makin berbahaya karena sering turun ke tengah dan menjemput bola. Bergerak liar tanpa posisi tetap.

Salah harus berani keluar dari zona nyaman. Lebih dinamis, kreatif, dan tidak bisa diprediksi.
Kutukan Laga Final Menanti?
Catatan rekor Salah di laga krusial juga jadi sorotan. Dari 11 partai final dalam kariernya, ia hanya mencetak dua gol.
Minim kontribusi di laga penentu selalu jadi rapor merahnya.

Malam ini, magis Mo Salah kembali diuji. Mampukah ia meruntuhkan prediksi dan membawa Mesir membuat kejutan terbesar di Piala Dunia 2026?
Kita tunggu pembuktiannya dalam laga Argentina vs Mesir, pada pukul 00.00 WITA malam nanti.
