Penulis : admin

TANJUNG REDEB – Antisipasi terjadinya penyebaran Covid-19 pada saat pelaksanaan Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Berau, telah dilakukan maksimal. Bahkan bagi peserta yang terpapar Covid-19, juga tetap bisa berpartisipasi sesuai dengan rujukan Dinas Kesehatan.

Kepala BKPP Berau, Muhammad Said menjelaskan, pihaknya menyediakan satu ruangan khusus untuk peserta yang berstatus sedang positif Covid-19. Ruangan khusus tersebut tersedia untuk 5 orang dan setelahnya akan disterilisasi. Pada ruangan tersebut juga disediakan 2 orang dokter jaga.

“Kami menyiapkan untuk mereka yang positif dan sudah sesuai aturan. Juga peserta lain serta panitia yang bertugas mematuhi protokol kesehatan yang ketat,” jelasnya, Selasa 28 September 2021.

Pada hari pertama pelaksanaan SKD, terdapat peserta yang dinyatakan positif, namun, sesuai dengan rujukan Dinas Kesehatan, gejala tidak berat dan boleh mengikuti pelaksanaan ujian. Sesuai dengan data BKPP Berau, titik lokasi BKPP Berau yakni 10 hari dengan jumlah peserta sebanyak 1.872 orang. Terbagi dari 4 sesi dan jumlah peserta per satu ruangan sebanyak 50 orang saja, sesuai dengan protokol kesehatan.

Pelaksanaan dan nilai ujian per sesi terkoneksi langsung ke server BKN RI, data langsung terinput pada saat keluar ruangan ujian. Nilai tersebut terdiri atas 3 kategori uji yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dengan ambang batas 65, Tes Intelegensi Umum (TIU) dengan ambang batas 80 dan  Tes Karakteristik Pribadi (TKP) dengan ambang batas 166.

Muhammad Said melanjutkan untuk formasi 2021 yakni sebanyak 290. Terbagi atas Tenaga kesehatan sebesar 244 orang, dan tenaga teknis sebanyak 40 orang. Begitu juga dengan penyandang Disabilitas yakni 6 orang. Sedangkan untuk jumlah pendaftar sebanyak 2.791 orang dengan total lulus seleksi administrasi yakni sebanyak 2.470 orang.

“Untuk tes ini, akan diambil 3 besar dari masing-masing formasi untuk melanjutkan ke tes SKB (Seleksi Kompetensi Bidang). Tapi, ada juga satu formasi yang hanya satu saja pendaftarnya, seperti formasi spesialis kandungan,” ungkapnya.

Meskipun tidak ada angka pasti, pelaksanaan tes di Berau banyak diikuti oleh beberapa peserta dari luar Berau. Diakui oleh Said, seorang peserta berasal dari Makassar tidak bisa mengikuti tes CPNS lantaran PCR-nya berstatus positif dan tidak bisa berangkat menuju Berau. Namun, dipastikan peserta yang gagal karena Covid-19 dapat dijadwalkan ulang.

“Ada yang tidak bisa hadir dari Makassar dan statusnya positif, tapi akan dilakukan susulan setelah inventarisir data peserta yang tidak bisa mengikuti sesuai jadwal,” tutupnya.(*)

Editor: RJ Palupi