BERAU TERKINI – Selasa dan Jumat Bersih menjadi agenda yang terus digalakkan Pemerintah Kabupaten Berau untuk menjaga kebersihan lingkungan (korve).

Program yang tertuang dalam Surat Edaran Gerakan Indonesia Aksi Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) sejak 30 Maret 2026 ini kembali digaungkan dalam momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Tepian Basuli, Sambaliung, Jumat (19/6/2026) pagi.

Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengingatkan pentingnya konsistensi program ini di setiap pekan. 

Ia mendorong perangkat kelurahan dan kampung menjadi motor penggerak kesadaran warga.

“Ini bentuk kebersamaan sekaligus ajang silaturahmi dan tanggung jawab bersama untuk menjaga lingkungan,” kata Gamalis.

Melalui gerakan ini, Pemkab Berau meminta semua elemen masyarakat meluangkan waktu minimal 30 menit untuk membersihkan sampah di area kerja, sekolah, hingga tempat tinggal.

“Ini bisa dilakukan setiap Selasa, cukup 30 menit,” ujarnya.

Agar aksi rutin ini mengakar menjadi budaya, Gamalis menginstruksikan para camat aktif berkomunikasi dengan jajaran RT, lurah, kepala kampung, hingga pihak swasta. 

Pola yang ditawarkan adalah aksi bersih-bersih mandiri setiap Selasa dan gotong-royong massal sebulan sekali pada hari Jumat.

“Kita sadari, kalau musuh kita masih sampah sampai saat ini,” cetus Gamalis.

Secara khusus, Gamalis menyoroti kebiasaan buruk warga yang masih membuang sampah di lokasi ilegal, seperti yang marak dijumpai di kawasan Sambaliung.

“Termasuk jalan poros ke Bangun, itu menjadi catatan untuk segera ditangani,” tambahnya.

Gamalis berharap masyarakat bisa lebih dewasa dan disiplin dalam memperlakukan sampah demi menunjang kualitas hidup yang lebih sehat.

“Karena harus kita sadari, kalau kita belum tertib dalam membuang sampah,” tegasnya. (*/Adv)