TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mengimbau kepada seluruh masyarakat yang berkunjung ke Kabupaten Berau, khususnya di masa liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023-2024, agar tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes), mengingat  saat ini kasus Covid-19 kembali bergejolak.

“Kami mengimbau masyarakat atau wisatawan agar tetap menerapkan protokol kesehatan, menjelang perayaan tahun baru 2024. Pasalnya, hingga kini wabah Covid-19 belum benar-benar hilang,” punta Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Berau Halijah.

Saat ini, sambungnya, memang belum ditemukan kasus tersebut di Berau, namun kewaspadaan tetap perlu dilakukan, terlebih jelang perayaan hari besar yang dipastikan banyak masyarakat berkumpul. Belum lagi beberapa waktu lalu, satu anak di Kecamatan Teluk Bayur positif difteri.

30 PEMKAB HIMBAU MASYARAKAT 2

Menjaga atau menerapkan prokes merupakan tanggung jawab semua pihak, termasuk masyarakat. Sehingga tidak bisa diserahkan hanya kepada pihak dinkes atau puskesmas.

“Kita sama-sama tidak mau ambil resiko. Jadi, ini harus jadi perhatian,” tekannya.

Selain disiplin prokes, Halijah juga mendorong masyarakat, terutama kelompok rentan agar menyegerakan vaksinasi Covid-19, baik dosis lengkap maupun booster.

“Lakukan vaksinasi booster, sampai akhir tahun masih gratis untuk seluruh masyarakat. Tahun depan, hanya untuk kelompok rentan seperti lansia dan orang dengan penyakit penyerta serta orang yang memiliki masalah dengan sistem imun,” imbaunya lagi.

Sementara itu, Kepala Bidang Destinasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Samsiah Nawir, yang ditemui terpisah mengatakan, pihaknya telah memprediksi akan ada lonjakan wisatawan pada libur akhir tahun 2023 ini.

Sehingga, pihaknya akan memberlakukan Prokes bagi wisatawan yang datang guna mencegah penyebaran Covid-19 terjadi.

“Kita terus berupaya untuk mencegah terjadinya penyebaran tersebut, salah satunya dengan menerapkan prokes di lokasi wisata,” tuturnya.

Selain itu, diakui Samsiah, pihaknya akan meminta kepada pihak pengelola destinasi wisata agar melakukan pendataan untuk setiap pengunjung yang datang. (*)

Reporter : Dini Diva Aprilia

Editor : S4h