TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau kembali menggulirkan wacana pembangunan sirkuit balap sepeda motor atau disebut road race di kawasan Teluk Bayur. Terwujudnya arena itu merupakan mimpi pemerintah untuk mengakomodir hobi kawula muda yang gemar balapan.

Ditemui usai membuka Turnamen Futsal Antar-Pelajar, Bupati Berau, Sri Juniarsih, menyatakan bakal mematangkan kembali rencana pemerintah untuk membangun sirkuit balapan pertama di “Bumi Batiwakkal”.

“Ya, ini untuk mengakomodir hobi anak-anak remaja dan kawula muda,” kata perempuan yang akrab disapa Umi Sri itu.

Hasrat membangun arena ketangkasan itu terilhami, karena di pusat kota sering dijadikan ajang balapan liar oleh anak-anak yang masih bersekolah.

Ilustrasi

Yang memprihatinkan, balapan liar itu dilakukan anak sekolah usia Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah  Atas (SMA). Karena itu, dibutuhkan aksi pemerintah untuk mengakomodir hobi anak muda tersebut.

“Daripada mereka balapan di jalan umum, memang lebih baik dibuatkan sirkuit resmi yang dikelola pemerintah,” ucapnya.

Langkah tersebut menurutnya, baik dilakukan dewasa ini. Sebab, atlet road race usia muda di Berau cukup moncer. Sudah bisa bersaing dengan atlet di skala nasional.

Diketahui, belum lama ini Sabhian Fathul Ilmi, sebagai juara 1 di Turnamen Balap Motor, Seri 2 Oneprix 2024 di Sirkuit Sabaru Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng) pada 12 Mei 2024.

Sang juara yang dibawah binaan Tim Yamaha Yamalube Aditama SCM Berau itu mendapatkan tali asih senilai Rp20 juta oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau.

“Tidak bisa kami tutup mata, mereka ini berprestasi, tapi harus resmi,” ujarnya.

Ke depan, pihaknya bakal menindaklanjuti perencanaan pembangunan sirkuit road race yang rencananya bakal dibangun di sekitaran Stadion Mini Olimpic, di Teluk Bayur.

Saat ini, pemerintah tengah memastikan status lahan hibah pemberian masyarakat tersebut. Nanti pihaknya akan memanggil organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk memastikan progres perencanaan yang sudah bergulir sejak tahun lalu itu.

“Kami pastikan dulu status lahannya. Semoga tahun ini sudah ada kepastian. Saya akan panggil juga OPD terkait perencanaan ini,” tandas Umi. (*/ADV)

Reporter : Sulaiman

Editor : s4h