BERAU TERKINI – Geliat bursa transfer selalu penuh dengan drama kejutan. Kali ini, raksasa Serie A Italia, Inter Milan, dilaporkan terpaksa mundur teratur dari perburuan tanda tangan bek tangguh milik FC Barcelona, Ronald Araujo.

Menurut laporan eksklusif Marca, oleh manajemen Blaugrana. Barcelona menegaskan bahwa mereka tidak akan menjual aset berharganya dengan harga murah.

Lantas, berapa harga selangit yang diminta Barcelona hingga membuat klub sekelas Inter Milan menyerah?

Harga “Tak Masuk Akal” Bagi Inter Milan

Berdasarkan bocoran dari media Italia Corriere dello Sport, Barcelona telah memberi tahu Inter Milan bahwa harga mati untuk Ronald Araujo berada di angka 50 juta euro atau setara Rp860 miliar.

Kapten Barcelona Ronald Araujo. (fcbarcelona.com)
Kapten Barcelona Ronald Araujo. (fcbarcelona.com)

Bagi Inter, angka tersebut dianggap “tidak terjangkau” untuk anggaran belanja lini belakang mereka. Menariknya, juara bertahan Italia itu sempat melirik opsi lain seperti Vuskovic dari Hamburg dengan kisaran harga serupa, namun opsi tersebut akhirnya ikut dikesampingkan. Manajemen Barcelona yang enggan menurunkan harga sedikit pun otomatis membuat negosiasi ini dinyatakan mati total.

Kesetiaan Tanpa Batas Sang Kapten di Camp Nou

Selain kendala biaya transfer yang selangit, faktor utama kegagalan transfer ini berasal dari sang pemain sendiri. Ronald Araujo secara tegas tidak memiliki niat sedikit pun untuk meninggalkan Catalonia.

Meskipun sempat kehilangan posisi sebagai starter tak tergantikan di bawah asuhan pelatih Hansi Flick, loyalitas bek internasional Uruguay tersebut tidak tergoyahkan. Pemain berusia 27 tahun ini berkomitmen penuh pada klub, terlebih setelah ia memperbarui kontrak jangka panjangnya hingga Juni 2031.

Sebagai salah satu kapten tim dengan total 212 penampilan, Araujo merasa sangat dihargai oleh rekan setim serta staf pelatih, dan ia optimis akan memegang peran yang jauh lebih krusial di musim depan.

Eksperimen Tak Terduga: Jadi Penyerang Tengah?

Sepanjang musim ini, Araujo telah bermain dalam 37 pertandingan dan mengemas 4 gol. Menariknya, fleksibilitas luar biasa sang bek sempat melahirkan taktik unik.

Selain bermain 28 kali sebagai bek tengah dan 6 kali sebagai bek kanan, ia tercatat dua kali dipasang sebagai penyerang tengah!