BERAU TERKINI – Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, melempar kritik keras usai timnya membungkam Swiss 3-1 di perempat final Piala Dunia 2026.
Scaloni menegaskan, gol cepat di awal laga justru menjadi bumerang yang hampir menghancurkan Albiceleste.
Argentina sempat memimpin lewat sundulan cepat Alexis Mac Allister di menit ke-10.
Bukannya makin garang, Lionel Messi cs justru kehilangan kendali permainan.

Swiss sukses memanfaatkan kelengahan tersebut. Dan Ndoye menyamakan kedudukan di menit ke-67 setelah mendominasi sepanjang babak kedua.
Scaloni berang. Baginya, keunggulan instan membuat pasukannya terlena dan melupakan kedisplinan.
“Kami tahu kami akan menderita. Ini bagian dari darah kami, DNA kami,” ujar Scaloni dengan nada tegas, mengutip wawancaranya dari NDTV.

Menurut Scaloni, Argentina justru tampil lebih baik saat berada di bawah tekanan ekstrem, bukan saat unggul mudah.
Mentalitas “telat panas” ini yang dinilainya perlu dievaluasi total sebelum laga semifinal.
Beruntung, kartu merah pemain Swiss di babak tambahan waktu membuka ruang bagi Julian Alvarez (112′) dan Lautaro Martinez untuk mengunci kemenangan 3-1.
Namun, Scaloni mengingatkan anak asuhnya bahwa strategi dan mentalitas seperti ini tidak akan cukup untuk menghadapi tantangan berikutnya.
Argentina dijadwalkan akan bentrok melawan Inggris di laga semifinal perebutan tiket puncak Piala Dunia 2026.
