Penulis : Redaksi

Foto: Pelatihan dari PT Berau Coal kepada ahli tenun di Sukan Tengah.!

TANJUNG REDEB,– Dalam upaya mendukung kemajuan Sentra Tenun Kampung Sukan, PT Berau Coal telah menghadirkan pemateri ahli tenun asal Kota Jepara, Jawa Tengah, dalam Pelatihan Pendampingan Tenun yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau. Pelatihan ini berlangsung selama 10 hari sejak Selasa (5/12/2023).

Menurut Eva Yunita, Kepala Diskoperindag Berau, pelatihan ini bertujuan untuk melahirkan pengrajin tenun yang mampu meningkatkan produksi kain tenun. Peserta juga diarahkan untuk dapat merancang desain secara mandiri.

“Kedepan, mereka diharapkan mampu merencanakan persiapan produksi hingga pemasaran,” terangnya.

Produksi tenun di Kabupaten Berau masih tergolong baru, dan diharapkan hasil produksinya nantinya bisa memiliki nilai tinggi sehingga dapat diakui oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. Eva Yunita menekankan.

“Kedepan Tenun Berau diharapkan bisa bersaing dan masuk dalam jajaran kain tenun yang diakui.”

Aprita Lestari, Community Development PT Berau Coal, menambahkan bahwa pelatihan ini juga mencakup kalibrasi pada Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM). Ini menjadi penting karena sebelumnya PT Berau Coal mengalami kendala ukuran kain saat mengekspos kain tenun Berau. Dengan ATBM, diharapkan dapat menghasilkan kain tenun yang sesuai dengan permintaan pasar.

“Kami berharap persoalan ukuran kain dapat terjawab, dan dengan ATBM, ongkos produksi bisa berkurang sehingga harga jual di pasar dapat bersaing,” jelas Aprita Lestari.

PT Berau Coal berkomitmen untuk membantu penjualan pasca produksi, memastikan pengrajin tidak kehilangan pasar. Pemasaran akan dibantu melalui Rumah Kemas Batiwakkal, yang selama ini konsisten membantu memasarkan produk-produk UMKM di Berau.

Ketua Sentra Tenun Kampung Sukan, Demo, menyambut baik inisiatif pelatihan dari Diskoperindag Berau dan PT Berau Coal.

“Ini akan memberikan peningkatan kompetensi pada pengrajin tenun di Kampung Sukan Tengah,” ujarnya.

Kain tenun Berau buatan Sentra Tenun Kampung Sukan akan memadukan motif khas dari Berau, seperti motif Penyu, dengan motif asal suku Dayak. Diharapkan dengan bahan baku terbaik, kain tenun ini dapat menghasilkan produk berkualitas tinggi.

Demo juga menyampaikan rasa terima kasih kepada PT Berau Coal atas perhatian besar mereka dalam memajukan produksi UMKM Sentra Tenun Kampung Sukan.

“Kami mengapresiasi komitmen Berau Coal yang sudah lama dan terus berkelanjutan dalam mengembangkan produksi tenun ini,” tutupnya.(*)