BERAU TERKINI – Juara bertahan Argentina kembali menunjukkan taringnya di Piala Dunia 2026.
Albiceleste sukses mengamankan tiket babak perempat final setelah menyapu bersih lima laga awal dengan kemenangan beruntun.
Namun, bukan cuma taktik Lionel Scaloni atau produktivitas 14 gol mereka yang menjadi sorotan.
Kunci utama kelolosan dramatis Argentina ada pada peran Lionel Messi.

Bukan sekadar urusan delapan gol yang sudah dilesakkannya.
Pengaruh terbesar Messi di Amerika Serikat kali ini adalah sebagai jangkar mental skuad Argentina.
Efek Magis Messi: Mengubah Kepanikan Menjadi Kemenangan
Perjalanan Argentina menuju 8 besar tidaklah mudah. Mereka sempat diuji habis-habisan lewat drama perpanjangan waktu melawan Cape Verde (3-2) dan sempat tertinggal dua gol dari Mesir di babak 16 besar.
Di saat skuad muda Argentina mulai panik, kehadiran Messi di lapangan bertindak sebagai penenang.
“Saat melihat Messi tetap tenang, mental kami langsung terangkat. Dia membuat kami percaya bahwa kekalahan itu mustahil,” ungkap bek Argentina Cristian Romero.

Mentalitas pantang menyerah itulah yang membakar semangat Cristian Romero dan Enzo Fernandez untuk membalikkan keadaan secara dramatis atas Mesir.
Messi berhasil mentransfer aura kedewasaan dan ketenangan juara bertahan langsung ke urat nadi rekan-rekan setimnya.
Menanti Sihir Sang Kapten Lawan Swiss
Kini, ujian mental berikutnya sudah menanti di Kansas City. Argentina akan menantang Swiss di babak perempat final.

Swiss dikenal sebagai tim dengan pertahanan rapat dan disiplin tinggi.
Namun, dengan kondisi ruang ganti Argentina yang solid di bawah komando sang kapten, Albiceleste berada di atas angin.
