BERAU TERKINI – Liburan murah meriah tentu sangat menjadi pilihan bagi wisatawan lokal yang ingin tetap menikmati libur di akhir pekan.
Wisata Hutan Mangrove Tanjung Batu bisa jadi pilihan.
Dengan membayar harga tiket senilai Rp5 ribu rupiah per orang, wisatawan sudah dapat bersantai sekaligus belajar di hutan mangrove.
Wisata Mangrove Tanjung Batu sempat tutup selama 2 tahun karena jembatan kayu yang rusak parah.

Selama dua tahun sejak 2024, treking dan pendopo berhasil dibangun pemerintah dengan nilai anggaran sekitar Rp2,7 miliar.
Pemerintah menggelontorkan anggaran miliaran untuk memperbaiki sarana wisata murah tersebut.
Jembatan kayu dan fasilitas lain kini sudah bagus lagi untuk pengunjung.
Mangrove Tanjung Batu juga menjadi lokasi yang tepat untuk menikmati matahari terbit maupun matahari terbenam.
Selain menyuguhkan panorama alam yang memikat, kawasan ini juga memiliki nilai edukasi yang tinggi.
Wisatawan dapat mempelajari peran hutan mangrove di kawasan pesisir Berau.

Selain itu Mangrove juga menjadi habitat bagi berbagai biota laut seperti ikan, kepiting, udang, dan burung.
Bila beruntung, pengunjung juga dapat melihat primata yang bergelantungan di ketinggian pohon mangrove.
Konsep wisata berbasis masyarakat ini di harapkan mampu meningkatkan perekonomian lokal tanpa mengabaikan upaya pelestarian lingkungan.

Dengan potensi yang di miliki Mangrove Tanjung Batu diharapkan terus berkembang sebagai destinasi ekowisata unggulan di Berau.
Bila perut keroncongan, wisatawan tak perlu khawatir. Sebab terdapat warung kaki lima yang menyediakan jajanan hingga makan berat yang bisa dibeli dengan harga terjangkau.
