BERAU TERKINI – Hasil investigasi kerusakan karang di Pulau Maratua imbas kandasya kapal LOB segera diumumkan KKP.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam waktu dekat, akan mengumumkan hasil investigasi insiden kandasnya kapal wisata Live on Board (LOB) SeaSee di perairan Pulau Maratua, Berau.

Hasil penyelidikan tersebut akan menjadi penentu, ada atau tidaknya dampak terhadap ekosistem terumbu karang di lokasi kejadian.

Kepala UPTD KKP3K KPDS Provinsi Kaltim, Didik Riyanto mengungkapkan, tim khusus dari KKP telah melakukan investigasi lapangan pada 14-15 Juli 2026.

“Untuk hasilnya nanti akan disampaikan oleh KKP melalui Zoom dalam waktu dekat. Kami juga sudah menerima surat untuk menghadiri penyampaian hasil tersebut,” katanya, Minggu (19/7/2026).

Kapal Mewah jenis LOB atau Yacht dilaporkan kandas di perairan Pulau Maratua Berau (Ist)
Kapal Mewah jenis LOB atau Yacht dilaporkan kandas di perairan Pulau Maratua Berau (Ist)

Menurutnya, selama proses investigasi, tim KKP tidak hanya mengumpulkan data administrasi, tetapi juga turun langsung ke lokasi kapal kandas, guna meninjau kondisi dasar perairan dan terumbu karang yang diduga terdampak.

Tim KKP turut melibatkan tenaga ahli, untuk melakukan kajian ilmiah terhadap kondisi ekosistem di sekitar titik kandasnya kapal.

“Ada juga tim ahli yang datang saat itu. Saat ini kami masih menunggu hasilnya. Karena ada atau tidaknya kerusakan karang akan disampaikan dalam pertemuan Zoom nanti,” jelasnya.

Hasil investigasi itu nantinya, diharapkan memberikan kepastian mengenai tingkat kerusakan lingkungan akibat insiden tersebut.

Jika ditemukan adanya kerusakan terumbu karang, hasil kajian KKP ini berpotensi menjadi dasar bagi langkah penegakan hukum, maupun upaya pemulihan ekosistem di kawasan konservasi perairan Maratua.

“Terutama kawasan di sekitar lokasi kapal LOB yang kandas,” pungkasnya.