BERAU TERKINI – Upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan terus dilakukan.
Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kampung Kayu Indah Universitas Muhammadiyah Berau bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau menggelar Sosialisasi Edukasi Lingkungan Berkelanjutan yang mengangkat tema Sinergi Masyarakat dalam Mengurangi Sampah Rumah Tangga serta Praktik Pembuatan Biopori.
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah sejak dari rumah tangga.
Melalui sosialisasi tersebut, warga diajak untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan menerapkan langkah-langkah sederhana dalam memilah dan mengelola sampah, khususnya sampah organik.

Tidak hanya penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan praktik pembuatan biopori.
Metode ini diperkenalkan sebagai solusi sederhana yang dapat membantu mengurangi timbunan sampah organik sekaligus meningkatkan daya resap air ke dalam tanah.
Pengawas Lingkungan Hidup Ahli Pertama DLHK Berau, Carmidi, menjelaskan, keberhasilan pengelolaan sampah sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat.
“Untuk masyarakat bisa secara mandiri mengaplikasikan cara untuk mengelola sampah, terutama sampah organik,” ujarnya.
Menurut Carmidi, pengelolaan sampah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, diperlukan kolaborasi dan kesadaran bersama agar lingkungan tetap bersih, sehat, dan berkelanjutan.
“Melalui praktik biopori, masyarakat kita perlihatkan cara memanfaatkan sampah organik rumah tangga menjadi sesuatu yang bermanfaat,” jelasnya.
Selain mengurangi volume sampah yang dibuang, biopori juga membantu menjaga kualitas lingkungan dan mengurangi risiko genangan air saat musim hujan.
Ketua Kelompok KKN Kampung Kayu Indah, Taufiqur Rahman Saleh, berharap pengetahuan yang diberikan dalam kegiatan ini dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
Dengan demikian, pengelolaan sampah rumah tangga dapat menjadi budaya yang tumbuh dari lingkungan keluarga hingga tingkat kampung.
“Kegiatan ini juga menjadi salah satu program kerja mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Berau sekaligus wujud kolaborasi nyata antara dunia pendidikan, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan,” tegasnya.
Dengan langkah sederhana yang dilakukan secara bersama-sama, Kampung Kayu Indah diharapkan mampu menjadi contoh kawasan yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan melalui pengelolaan sampah yang lebih baik. (*/Adv)
