BERAU TERKINI – Amerika Serikat sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026 menuai sorotan tajam.

Hanya beberapa hari menjelang Piala Dunia, namun sejumlah kekacauan dilaporkan marak terjadi.

Kekacauan itu terjadi khusus di Amerika Serikat sebagai tuan rumah Piala Dunia.

Media Internasional menyoroti keamanan berlebihan yang diterapkan oleh Amerika Serikat.

Mulai dari penolakan masuk sejumlah reporter internasional hingga pemeriksaan keamanan yang berlebihan.

Bahkan seorang wasit FIFA yakni Omar Artan yang berkebangsaan Somalia ditolak masuk oleh Imigrasi Amerika Serikat.

“Seorang wasit FIFA yakni Omar Artan ditolak masuk ke Amerika Serikat karena masalah keamanan,” tulis laporan The Athletic.

“Omar Artan pun harus kembali ke Turki karena ditolak masuk oleh Amerika Serikat,” jelasnya.

Padahal Omar Artan merupakan wasit profesional yang akan memimpin pertandingan di Piala Dunia.

Dia juga terkenal sebagai salah satu wasit berprestasi yang diakui oleh FIFA.

Wasit asal Somalia Omar Artan (fifa.com)
Wasit asal Somalia Omar Artan (fifa.com)

Masalah lainnya juga muncul terkait keamanan, Timnas Uzbekistan harus menerima perlakuan tidak menyenangkan dari petugas keamanan.

Hal itu terjadi saat Timnas Uzbekistan akan melakukan laga uji coba melawan Belanda.

Otoritas keamanan setempat memeriksa barang bawaan Timnas Uzbekistan dengan menggunakan anjing pelacak.

Terlihat barang bawaan Timnas Uzbeksitan ditumpuk di satu titik dan diendus oleh anjing pelacak.

Kondisi itu memperlihatkan pemeriksaan keamanan berlebihan yang dilakukan oleh otoritas keamanan di Amerika Serikat.

Kritik atas Amerika Serikat sebagai penyelenggara Piala Dunia juga disuarakan oleh pelatih Uruguay Marcelo Bielsa.

Dia menyebut Piala Dunia 2026 bisa dikatakan sebagai gelaran terburuk sepanjang sejarah pelaksanaan Piala Dunia.

“Semua orang mengeluhkan buruknya fasilitas, baik di stadion maupun tempat latihan,” ujar Marcelo Bielsa dikutip laporan ESPN.

“Banyak orang ditahan dan tak bisa masuk, pemain, fotografer, wasit dan tim pelatih dan banyak lagi. Ini adalah Piala Dunia terburuk sepanjang masa,” tegasnya.

Sejumlah pihak menilai otoritas keamanan di Amerika Serikat memperlakukan peserta Piala Dunia 2026 seperti kriminal.

Meski banyak pihak mengeluhkan perlakuan Amerika Serikat sebagai tuan rumah Piala Dunia, namun belum ada komentar resmi dari FIFA untuk menanggapi keluhan tersebut.