BERAU TERKINI – Kabar mengejutkan datang dari panggung sepak bola Spanyol. Penyerang bintang Atletico Madrid, Julian Alvarez, dilaporkan telah membuka pintu lebar-lebar untuk meninggalkan Civitas Metropolitano pada bursa transfer mendatang.
Pemain berjuluk La Arana (Si Laba-Laba) tersebut dikabarkan telah menolak proposal perpanjangan kontrak fantastis yang disodorkan manajemen Atletico Madrid. Padahal, dalam tawaran tersebut, Alvarez diproyeksikan menjadi pemain dengan gaji tertinggi di skuad Los Rojiblancos, yakni mencapai 10 juta euro (sekitar Rp174 miliar) per musim.
Demi Proyek yang Lebih Ambisius dan Barcelona
Melansir laporan dari media Spanyol, MARCA, alasan utama Julian Alvarez menolak komitmen jangka panjang tersebut bukanlah karena masalah uang atau hubungannya dengan pelatih Diego Simeone. Bomber haus gol ini kabarnya mendambakan proyek olahraga yang lebih kuat dan ambisius demi meraup lebih banyak trofi bergengsi.
Secara spesifik, destinasi impian Alvarez adalah FC Barcelona.

Bahkan, demi bisa merapat ke Camp Nou, Alvarez disebut-sebut tidak keberatan jika harus menanggalkan statusnya sebagai bintang utama di Atletico. Ia siap menjadi pelayan sekaligus rekan duet lini depan bersama Lamine Yamal dan Raphinha. Peran ini mirip dengan apa yang dilakoninya saat membawa Argentina juara dunia, di mana ia tampil luar biasa sebagai “pelindung” Lionel Messi di atas lapangan.
Atletico Madrid Pasang Pagar Tinggi €150 Juta
Meskipun sang pemain sudah memberi kode ingin hengkang, Atletico Madrid dipastikan tidak akan melepas aset berharganya dengan mudah.
Apalagi, ASlvarez masih terikat kontrak panjang hingga tahun 2030 dengan klausul rilis selangit mencapai 500 juta euro.
Direktur Sepak Bola Atletico, Mateu Alemany, kabarnya sudah mengetahui keinginan sang pemain. Sikap klub sejauh ini sangat tegas: jika Barcelona atau klub lain menginginkan Julian Alvarez, mereka harus datang membawa koper berisi uang minimal 150 juta euro (sekitar Rp2,6 triliun). Atletico sama sekali tidak tertarik bernegosiasi di bawah angka tersebut.
Di sisi lain, kondisi finansial Barcelona yang belum sepenuhnya stabil diyakini akan menjadi batu sandungan besar untuk menebus nominal fantastis tersebut.
Beberapa opsi sempat mencuat, termasuk kemungkinan menyertakan pemain seperti Ferran Torres ke dalam kesepakatan, namun Atletico diprioritaskan hanya ingin menerima uang tunai.
Apakah Barcelona mampu mewujudkan transfer impian Julián Álvarez, ataukah sang striker terpaksa bertahan di bawah asuhan Diego Simeone? Menarik untuk kita tunggu saga transfer musim panas ini.
