Reporter : Kutim
|
Editor : Redaksi

KUTAI TIMUR – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim), Jimmy, menyatakan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam pembahasan dan kesepakatan APBD tahun 2024.

Hal itu disampaikan Jimmy saat memberikan tanggapannya terhadap penyampaian nota penjelasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2024 oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.

“Pembahasan APBD harus mengedepankan nilai-nilai yang berorientasi pada kemajuan daerah dan kemaslahatan masyarakat,” kata Jimmy dalam rapat paripurna ke-11 masa persidangan I tahun 2023/2024 di Gedung DPRD Kutim, Sangatta Utara, Kalimantan Timur.

Jimmy mengapresiasi peningkatan Pendapatan Daerah Kutim sebesar 6,86%, mencapai Rp. 9.148 triliun. Ia menilai peningkatan tersebut merupakan pencapaian positif dan menunjukkan keberhasilan pemerintah dalam menggali potensi pendapatan daerah.

“Pada kesempatan ini, kami juga memberikan perhatian khusus pada penambahan pendapatan yang bersumber dari dana bagi hasil sawit,” kata Jimmy.

Jimmy mendorong pemerintah daerah untuk mengelola pendapatan dari sektor sawit dengan baik untuk kemajuan daerah. Selain itu, ia juga mengusulkan pengelolaan belanja daerah yang lebih produktif, dengan fokus pada infrastruktur, sektor rul, peningkatan SDM melalui pendidikan dan kesehatan, serta pelayanan masyarakat.

“Kita berharap agar kerjasama baik antara eksekutif dan legislatif dapat terus terjalin dengan baik untuk mewujudkan kemajuan Kutim,” harapnya.