BERAU TERKINI – Barcelona terancam sanksi berat atas dugaan tindakan pelanggaran sabotase pemain Atletico Madrid, Julian Alvarez.
Sanksi yang akan sangat memberatkan Barcelona dalam melakukan pengembangan tim selama liga berlangsung.
Dalam laporan Marca, Barcelona dan Julian Alvarez berpotensi mendapatkan sanksi disiplin yang termaktub dalam Pasal 93 Disiplin RFEF tentang ketidakpatuhan terhadap keputusan federasi.
Barcelona dapat dikenakan sanksi penutupan total fasilitas pertandingan dan atau sebagian fasilitas klub selama dua bulan.

Atau paling terberat adalah pengurangan tiga poin dari klasemen akhir La Liga.
Selain itu, Barcelona juga terancam untuk tidak bisa mendaftarkan pemainnya dalam bursa transfer pemain selama satu atau lebih musim berjalan.
Sanksi juga menimpa Julian Alvarez yang bandel meladeni tawaran transfer 500 juta euro Barcelona.
Penyerang Argentina itu terancam diberikan sanksi finansial, diskualifikasi, hingga skorsing selama satu bulan hingga satu musim La Liga.
Selama masa skorsing, Julian Alvarez akan diberikan tanggungan pembayaran denda atau kompensasi kepada Atletico Madrid.

Sejatinya sanksi ini akan memberatkan Atletico Madrid dalam menjalani musim di La Liga.
Namun manajemen tak perduli dengan kondisi itu.
Atletico Madrid kekeuh untuk memberikan pelajaran atas pengkhianatan terhadap klub.
Bukan hanya dalam satu musim tak memakai jasa Julian Alvarez, Atletico bahkan akan kehilangan Julian Alvarez untuk selamanya.
Saat ini proses penyelidikan tengah dilangsungkan oleh RFEF.
Kedua belah pihak pun akan dimintai keterangan, termasuk Julian Alvarez terkait masalah mal-negosiasi tersebut.
