BERAU TERKINI – Kabar mengejutkan datang dari ranah sepak bola Eropa yang langsung membuat pencinta Timnas Indonesia heboh. Bek tangguh milik Leeds United, Pascal Struijk, dilaporkan membuka peluang besar untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Peluang emas naturalisasi ini mencuat setelah mimpi Struijk untuk tampil di Piala Dunia 2026 bersama Timnas Belgia resmi tertutup.
Pelatih Belgia, Rudi Garcia, secara mengejutkan tidak memasukkan nama bek berusia 26 tahun tersebut ke dalam daftar skuad resmi The Red Devils.
Kondisi tersebut membuat pilihan karier internasional Struijk di level senior kini hanya menyisakan dua jalur: menanti panggilan Timnas Belanda atau langsung mengambil sikap membela tanah leluhurnya, Indonesia.
Menanti Skuad Final Timnas Belanda
Hingga saat ini, bek kelahiran 1999 itu tercatat belum pernah memiliki caps resmi di tim nasional senior mana pun.
Hal ini membuatnya masih berstatus eligible atau sah secara regulasi FIFA jika ingin berpindah federasi ke PSSI melalui jalur naturalisasi.
Namun, laporan internal mengonfirmasi bahwa Struijk saat ini masih menunggu pengumuman skuad final dari Timnas Belanda yang dijadwalkan rilis pada 27 Mei 2026.
Jika pelatih De Oranje kembali mengabaikan performa apiknya di kompetisi Inggris, membela skuad Garuda menjadi opsi paling realistis dan menarik bagi masa depan karier internasionalnya.
Sinyal Hijau dan Dukungan Suporter Garuda
Rumor ini semakin diperkuat oleh video viral di media sosial saat seorang suporter Indonesia menemui langsung sang pemain di Inggris.
Ketika ditanya apakah dirinya bersedia bergabung dengan Timnas Indonesia dan membantu Garuda terbang tinggi menuju pentas dunia, Struijk merespons dengan senyuman hangat dan jawaban positif.
“Tentu saja,” jawab Pascal Struijk singkat sembari menandatangani jersi, memberikan angin segar bagi proyek naturalisasi jangka panjang PSSI.
Darah Indonesia yang mengalir di tubuh Struijk sendiri berasal dari sang kakek dari pihak ibunya yang diketahui lahir di Indonesia.
Kehadiran bek berpostur 190 cm ini digadang-gadang akan menjadi kepingan taktik terakhir yang sempurna untuk memperkokoh lini pertahanan Indonesia di ajang internasional mendatang.
