BERAU TERKINI – Atletico Madrid tumbang dalam laga vs Arsenal 1-0 di Etihad Stadium, pada leg kedua Champions League.

Arsenal menang dengan aggregat 2-1 dan berhak atas tiket final Champions League di Puskas Arena, Budapest, Hongaria.

Tumbangnya skuad asuhan Diego Simione menandakan menurunnya kualitas klub liga Spanyol dalam kompetisi eropa.

Sebab dipastikan tak ada perwakilan La Liga yang mentas di Budapest pada 30 Mei 2026 mendatang.

Arsenal mencetak gol kemenangannya lewat Bukayo Saka di penghujung babak pertama. Skor yang bertahan hingga akhir laga.

Atletico Madrid bermain dengan cukup agresif, namun serangan trio lini serangnya tak mampu berbuah gol.

Aksi Kiper Atletico Jan Oblak vs Arsenal di Champions League. (Atleticodemadrid.com)
Aksi Kiper Atletico Jan Oblak vs Arsenal di Champions League. (Atleticodemadrid.com)

Dalam laga itu, pada awal babak kedua, Atletico menerima peluang penalti lewat pelanggaran ke Antoine Griezman pada menit ke 54.

Namun pada menit yang sebelumnya, Marc Pubill melakukan melakukan pelanggaran ke bek Arsenal yang membuat wasit memutuskan eksekusi bola mati untuk Arsenal.

Lalu sepakan Alexander Sorloth pada menit 89 menjadi peluang terakhir yang dimiliki Atletico, namun tak berbuah gol.

Skor akhir 1-0 untuk Arsenal bertahan hingga laga usai. Membuat skuad asuhan Mikael Arteta mencetak sejarah baru untuk lolos di final Champions League.

Atmosfer Emirates Stadium begitu bergemuruh saat peluit panjang dibunyikan.

Para pemain, staf pelatih, hingga ribuan suporter merayakan keberhasilan besar yang menandai kebangkitan Arsenal di pentas Eropa.

Ini menjadi pencapaian istimewa bagi klub yang terakhir kali tampil di final Liga Champions pada 2006 silam.

Keberhasilan menembus final semakin terasa spesial karena Arsenal tampil sangat konsisten sepanjang kompetisi.

Kemenangan atas Atletico Madrid memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka menjadi 14 pertandingan di Liga Champions musim ini.

Rekor impresif tersebut menunjukkan betapa solidnya skuad racikan Arteta, baik dari segi pertahanan maupun efektivitas serangan.