TANJUNG REDEB – Pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memperingatkan kepada warga, agar tidak panik atas kabar yang menyebut harga pangan naik dalam beberapa pekan belakangan ini.

Kenaikan harga itu dengan apa yang terjadi di Pulau Jawa. Tidak sama dengan realitas bahan pokok yang ada di “Bumi Batiwakkal”.

Dalam sidak pangan yang digelar tim gabungan dari Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), Dinas Pangan dan Polres Berau, pada Jumat (1/3/2024) pagi, menemukan fakta terbalik atas isu yang sedang berkembang di publik.

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, menyebut harga komoditas penting saat ini dalam kondisi masih normal. Paling tidak dalam catatan pemerintah pada dilangsungkannya sidak pasar.

“Saya berpesan kepada warga untuk tidak panic buying. Di Berau, harga normal dan stok masih aman,” kata Eva – sapaan Kepala Diskoperindag itu.

Justru kondisi harga pangan meningkat, bila masyarakat berlaku tidak adil dengan membeli stok bahan pangan secara besar-besaran di pasar.

Pembelian jumlah besar untuk satu kelompok akan berpengaruh pada stok pangan yang dimiliki oleh setiap gudang bahan pokok di Berau.

Walhasil, harga dapat saja menjadi mahal lantaran bahan pokok akan sulit didapatkan di pasar tradisional maupun yang modern.

“Kalau itu terjadi, kemungkinan besar pangan ini akan naik harganya. Makanya, jangan panik,” sarannya.

Dalam pantauan di beberapa gudang, didapati informasi bila stok beras, gula, minyak dan tepung masih dalam kondisi aman.

Pengisian gudang akan kembali dilakukan per minggu. Paling lambat sepuluh hari setelah beras didatangkan dari luar daerah.

“Jadi, kami pastikan stok di gudang juga aman,” jamin Eva.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Berau, Rakhmat Pasarakan, menyatakan stok pangan di pergudangan masih dapat mencukupi kebutuhan hingga tiga bulan ke depan.

“Kalau stok masih cukup untuk 3 bulan ke depan. Stok masih aman,” ujarnya.

Disampaikan, saat ini memang terpantau harga pangan masih aman. Namun dalam beberapa pekan ke depan, diprediksi akan terjadi lonjakan kenaikan sembako.

Prediksi tersebut selaras dengan kondisi rutin tahunan, kala menjelang bulan suci Ramadan. Hanya saja, dalam catatan pemerintah untuk laporan harian, tidak ada harga pangan yang melonjak tinggi pada hari ini.

“Memang setiap tahun jelang Ramadan bisa dipastikan ada lonjakan kenaikan harga pangan,” ucapnya. (*)

Reporter : Sulaiman

Editor : s4h