BERAU TERKINI – Presiden Barcelona Joan Laporta melayangkan gugatan ke UEFA atas kontroversi keputusan wasit di dua laga kontra Atletico Madrid di Champions League.
Keputusan yang dianggap sangat merugikan Barcelona karena harus kembali puasa gelar Champions League musim ini.
Joan Laporta bersama semua manajemen Barcelona bersepakat bila wasit dan VAR tak bekerja maksimal dalam laga krusial tersebut.
Sebab memberikan kartu merah kepada bek Barcelona Pau Cubarsi dan Eric Garcia di tengah rentetan potensi pelanggaran yang bisa diterima klub catalan.
Mulai dari handball yang dilakukan Marc Pubill, potensi penalti dari dilanggarnya Dani Olmo, lalu tekel Fermin Lopez dari Juan Musso yang tak berbuah pelanggaran.
“Kartu merah di dua leg, ini tentu kesalahan yang merugikan kami,” kata Joan Laporta dalam laporan Marca.

Tak hanya protes, UEFA juga diajak untuk bekerjasama dalam hal peningkatan sistem pengadil lapangan.
Menurutnya banyak hal yang mesti ditingkatkan agar pertandinga UEFA ke depan tak merugikan tim lain.
“Untuk meningkatkan sistem perwasitan demi menjamin penerapan hukum yang transparan dan adil,” kata Joan Laporta.
Layangan protes Barcelona atas potensi pelanggaran Marc Pubill dengan menyentuh bola di kotak penalti, ditolak oleh UEFA.
Sehari setelah laga, UEFA telah memutuskan untuk tidak menindaklanjuti persoalan Bercelona tersebut.
UEFA menganggap tak ada potensi pelanggaran yang dilakukan Marc Pubill dalam eksekusi bola gawang.
Sebagai informasi, Barcelona tersingkir dari Champions League pada babak 8 besar setelah dikalahkan oleh Atletico Madrid dengan agregat 3-2.

