BERAU TERKINI – Gabriel mengaku cukup sedih dan sakit hati usai gagal mengeksekusi penalti di final Champions League.

Arsenal gagal meraih gelar juara Champions League usai dikalahkan PSG di final.

Penyebab kekalahan Arsenal adalah Gabriel yang gagal mengeksekusi tendangan penalti.

Tendangan Gabriel tak mengarah ke dalam gawang melainkan terbang jauh ke atas mistar.

Dirinya mengaku kecewa dan sedih usai kegagalan itu.

“Sungguh sangat menyakitkan,” ujar Gabriel dikutip dari akun Instagram @_gabrielmagalhaes

Meski begitu dirinya tetap bangga atas raihan prestasi Arsenal di musim ini yakni gelar Liga Inggris.

Gabriel juga berterima kasih atas dukungan para fans Arsenal sepanjang musim.

“Tapi saya bangga atas tim ini dan prestasi yang kita raih bersama,” ucapnya.

“Terima kasih atas dukungan para fans, kalian pantas merayakan ini semua dalam parade gelar juara,” ucapnya.

Skuad Arsenal usai kalah melawan PSG di final Champions League (arsenal.com)
Skuad Arsenal usai kalah melawan PSG di final Champions League (arsenal.com)

Sebelumnya diberitakan, pelatih Mikel Arteta menjelaskan alasan memilih Gabriel sebagai penendang penalti terakhir.

Menurutnya hal itu merupakan keinginan dari Gabriel, dirinya menyebut skuad Arsenal juga sudah berlatih untuk momen tersebut.

“Dia ingin mengambil itu, dan tentu saja kami sudah berlatih untuk menyiapkan momen ini,” ujar Mikel Arteta dikutip dari laman resmi Arsenal.

“Memang biasanya yang menendang Bukayo Saka, Kai Havertz atau Martin Odegaard, tapi Gabriel siap sayangnya dia gagal,” ucapnya.

Mikel Arteta usai Arsenal kalah melawan PSG di final Champions League (X/@ChampionsLeague)

Mikel Arteta menyebut kekalahan melawan PSG di final bakal menjadi motivasi skuad The Gunners untuk berjuang lagi di musim depan.

Dirinya pun bakal menyampaikan rasa terima kasih kepada para fans Arsenal di momen parade juara.

Meski gagal meraih trofi Champions League, Mikel Arteta merasa perayaan parade gelar juara Liga Inggris tetap harus dirayakan dengan semarak.

“Saya tahu perasaannya gagal juara Champions League, tapi kami berhasil meraih gelar juara Liga Inggris setelah 22 tahun,” ucapnya.

“Tentu saja kami akan berjuang lagi di musim depan, dan besok kita harus merayakan ini,” jelasnya.