Reporter : ⁠Dini Diva Aprilia
|
Editor : Suriansyah

TANJUNG REDEB – Salah satu upaya untuk mendukung ketahanan pangan keluarga, sebanyak 50 Rukun Tetangga (RT) di wilayah Kabupaten Berau diminta melakukan gerakan menanam cabai.

Kepala Dinas Pangan Berau, Rakhmadi Pasarakan, mengatakan jika rencana tersebut disetujui akan direalisasikan pada Anggaran Bantuan Tambahan (ABT) 2024.

Rakhmadi bilang, program tersebut lebih diperuntukkan bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) yang telah terbentuk.

Namun, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, juga ingin ada program ketahanan pangan yang menyasar kelompok ibu-ibu di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).

Tampak puluhan bibit cabai di polibek yang siap ditanam untuk mendukung ketahanan pangan keluarga.

“Sebagai upaya untuk mendukung ketahanan pangan, harus ada sayur-sayuran dan tanaman obat keluarga (toga) yang ditanam,” ucapnya.

Sebagai langkah awal, gerakan tanam cabai perlu dilakukan sebagai percontohan dan motivasi masyarakat agar mau dan memiliki keinginan menanam sayur-sayuran.

Pihaknya mendorong para ketua RT untuk membuat program ketahanan pangan keluarga, dengan cara memberikan fasilitas untuk menanam sayur-sayuran dan toga di masing-masing lingkungan.

“Mudah-mudahan tahun depan peruntukan dana RT bisa digunakan sebagai pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam kebutuhan pangan keluarga,” harapnya.

Pihaknya akan mengupayakan gerakan tanam cabai dapat direalisasikan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2024 ini. Jika disetujui, pihaknya akan membagikan bantuan bibit cabai untuk 50 RT. (*)