Foto: Ilustrasi Bagi-bagi uang kala pemilu 

TANJUNG REDEB – Tim Sentra Gakumdu  Berau menerima laporan dugaan praktik money politic alias politik uang di wilayah Kecamatan Tanjung Redeb, pada Minggu (11/2/2024) siang.

Saat dikonfirmasi, Komisioner Bawaslu Berau Tamjidillah Noor, membenarkan laporan tersebut. Bahkan tim Gakumdu Bawaslu Berau telah melakukan pengecekan ke lapangan sesuai laporan masyarakat.

Hanya saja, hasil pengembangan laporan, pihaknya tak menemukan adanya praktik bagi-bagi uang oleh peserta calon legislatif alias caleg yang dilaporkan warga.

“Belum ada temuan yang mengindikasikan tindakan money politic di lokasi yang dilaporkan warga tersebut,” kata Idil sapaan dia, kala dikonfirmasi berauterkini.co.id melalui sambungan seluler.

Lebih lanjut kata dia, dari hasil interogasi lapangan, tak ditemui barang bukti yang menguatkan dugaan tersebut. Menurut pengakuan warga sekitar, orang-orang yang berkumpul di rumah warga tersebut baru selesai mengikuti gotong royong kampung.

Tidak adanya alat bukti yang jelas juga mempersulit petugas dalam memastikan praktik kotor jelang pencoblosan tersebut.

“Kami sudah interogasi. Kegiatannya gotong royong bukan bagi bagi uang,” terang dia.

Kendati demikian, pihaknya akan tetap memasukkan laporan tersebut dalam radar pengawasan Gakumdu.

Pihaknya juga mulai hari ini akan meningkatkan patroli gabungan untuk memastikan tak ada pelanggaran pemilu yang berpotensi terjadi di lapangan pada H-2 pemungutan suara.

“Kami patroli keliling terus ini. Gabungan sama pihak kepolisian dan Satpol PP,” ucapnya.

Dirinya berpesan kepada setiap caleg untuk dapat berlaku jujur dalam mendapatkan kemenangan pemilu di tahun ini. Sehingga pihak manapun yang melakukan pelanggaran akan ditindak tegas.

Masyarakat diminta lebih aktif dan akurat dalam memberikan informasi terkait dugaan pelanggaran pemilu. Dengan menyertakan titik pelanggaran dan bukti dokumentasi berupa foto atau video saat para caleg atau parpol berkampanye atau membagikan uang ke masyarakat.

“Tetap berkontestasi dengan arif dan bijak. Jangan sampai lakukan pelanggaran,” pesan dia. (*)

Reporter: Sulaiman