BERAU TERKINI – Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud memastikan pemerintah tetap akan bekerja seperti hari biasanya saat demontrasi 21 April 2026 ini berlangsung.

Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, rencananya Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim akan menggelar unjuk rasa di kantor Gubernur dan DPRD Kaltim, pada siang nanti.

Massa membawa tiga tuntutan, diantaranya;

  1. Mengevaluasi program pemerintah
  2. Menyetop praktik KKN dan politik dinasti di lingkungan Pemprov Kaltim
  3. Mengaktifkan hak angket DPRD Kaltim untuk mengevaluasi semua program Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dan wakilnya Seno Aji

Dalam wawancara cegat bersama awak media dalam laporan Kaltim Post, Rudy Mas’ud menegaskan pemerintah bersedia menerima semua tamu yang datang ke kantornya.

“Kami siap menerima semua tamu yang hadir, dan berkantor seperti biasa,” kata Rudy Mas’ud.

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud. (facebook/Pemprov Kaltim)
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud. (facebook/Pemprov Kaltim)

Saat ditanyakan kesiapan untuk bertemu langsung dengan aksi massa, dia ingin melihat situasi demonstrasi pada hari ini.

Jika memungkinkan, dirinya akan menjemput langsung massa aksi untuk mendengarkan aspirasinya.

“Kita liat besok (hari ini) ya,” ujarnya.

Salah satu tuntutan massa yang dikonfirmasi, terkait dengan audit seluruh pengeluaran Pemprov Kaltim untuk belanja mobil dinas hingga renovasi rumah jabatan.

Rudy Mas’ud menyatakan, bila semua proses pemeriksaan telah berjalan.

“Terutama BPK, sudah melakukan pemeriksaan ya,” kata dia.

Disinggung ihwal tuntutan penghapusan praktik KKN di lingkungan pemerintahan di Kaltim, Rudy Mas’ud tak memberikan komentar.

Dirinya hanya melemparkan senyum kepada awak media jelang selesainya sesi wawancara cegat tersebut.

“Itu nanti ya,” kata Rudy Mas’ud dengan gestur menolak untuk menjawab hal tersebut.