BERAU TERKINI – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur terus melakukan langkah antisipatif untuk menjaga kondisi jalan nasional di ruas Simpang Tiga Maluang menuju Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
Salah satunya dengan memperkuat struktur drainase guna mencegah kerusakan badan jalan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.6 Kalimantan Timur, Ariesta Andayani Trihandoko, menjelaskan, pekerjaan yang saat ini berlangsung tidak hanya berupa perbaikan saluran drainase, tetapi juga penguatan konstruksi melalui pemasangan batu pada sisi drainase.
“Untuk sementara pekerjaan difokuskan pada satu segmen sepanjang kurang lebih 100 meter,” ujarnya, Selasa (21/7/2026).
Menurutnya, penguatan drainase menjadi langkah penting untuk menjaga daya tahan jalan, terutama pada ruas yang setiap hari dilintasi kendaraan bertonase besar.

Saluran drainase yang kuat dinilai mampu mengurangi risiko genangan air sekaligus mencegah pergeseran tanah yang dapat merusak struktur jalan.
Ia menjelaskan, jika drainase tidak diperkuat, air yang menggenang akan melemahkan pondasi jalan.
Kondisi tersebut akan mempercepat kerusakan lapisan aspal, terlebih dengan tingginya mobilitas kendaraan berat yang melintas di jalur penghubung Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara tersebut.
“Kalau tidak kita perkuat drainasenya, potensi kerusakan aspal cukup besar. Karena itu kami melakukan langkah antisipasi sejak dini,” jelasnya.
Melalui pekerjaan ini, Ariesta berharap, usia layanan jalan nasional di ruas Simpang Tiga Maluang-Bulungan dapat lebih panjang.
“Sehingga konektivitas antarwilayah tetap terjaga, dan aktivitas distribusi barang maupun mobilitas masyarakat tidak terganggu akibat kerusakan jalan,” pungkasnya. (*)
