TANJUNG REDEB – Salah satu cara mencari bibit-bibit berbakat dalam cabang olahraga (cabor) futsal di wilayah Kabupaten Berau, maka digelar “Turnamen Futsal Piala Bupati Berau Antar-Pelajar 2024”, untuk menjaring pemain-pemain muda yang dinilai berpotensi.

Gelaran turnamen olahraga yang sedang digandrungi kaum muda itu dibuka Bupati Kabupaten Berau, Sri Juniarsih, di Gedung Olahraga (GOR) Pemuda Tanjung Redeb, Senin (10/6/2024).

Turnamen tersebut melibatkan para atlet andalan setiap sekolah yang dimulai dari tingkatan Sekolah Menengah Pertama (SMP) diikuti sebanyak 28 tim dan Sekolah Menengah Atas (SMA) 26 tim.

Event tersebut akan digelar selama sepekan ke depan. Masing-masing peserta akan memperebutkan total hadiah senilai Rp35 juta, berserta piagam dan piala bagi para pemenang nantinya.

Umi Sri – sapaan bupati, mengatakan event yang didukung penuh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau tersebut, sengaja digelar demi memastikan regenerasi atlet futsal dapat berjalan secara sehat.

Dimana pihaknya berkomitmen untuk mencari calon pemain profesional yang nantinya akan membawa nama baik Berau di kancah kompetisi level daerah, nasional hingga internasional.

“Di event olagraga futsal ini, kita akan cari talenta muda berbakat di dunia futsal untuk membawa nama Berau di event lebih besar lagi,” harap Bupati Sri.

Cabor futsal, katanya, merupakan salah satu cabor yang memiliki banyak peminatnya. Tak hanya usia dini, kelas dewasa hingga profesional banyak lahir dan bermain di Berau.

Sehingga, pemerintah pun mengambil langkah untuk terus konsentrasi mengembangkan olahraga yang juga digandrungi oleh kaum hawa tersebut.

Dibuktikan dengan gelontoran anggaran pembinaan untuk cabor futsal dan pembiayaan kebutuhan event oleh Pemkab Berau.

“Tentu pemerintah mendukung penuh kegiatan positif ini,” katanya.

Di samping itu, mengingat para peserta merupakan kalangan remaja yang masih mengenyam pendidikan di bangku sekolah, Umi Sri berpesan, agar para peserta untuk dapat membagi fokus secara baik.

Bupati meminta, agar sekolah dan orang tua dapat membantu anak dalam membagi waktu antara belajar dan latihan olahraga. Dimana keduanya penting untuk karir anak.

“Jangan sampai hanya fokus olahraga, akademiknya dilupakan,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau, Amiruddin, dalam laporannya mengatakan, saat ini pemerintah akan lebih sering dalam mendorong setiap cabor untuk menggelar event olahraga.

Yang mana, dari event tersebut akan menjadi ukuran tuan rumah event olahraga dalam memastikan ke pesertaan dalam turnamen yang lebih besar ke depan.

“Ini akan lebih ditingkatkan lagi,” katanya.

Pihaknya berkomitmen untuk melakukan pendampingan dan pembinaan atlet setiap cabor di Berau, agar dapat terus mendulang prestasi olahraga di “Bumi Batiwakkal”.

“Salah satu komitmen kami, anak-anak peserta futsal ini telah kami BPJS-kan, untuk mendapatkan asuransi kesehatan,” jelasnya. (*/ADV)

Reporter : Sulaiman

Editor : s4h