Penulis : admin

Foto: Bupati Berau saat melepas 69 calon jamaah haji asal Berau

TANJUNG REDEB,- Sebanyak 69 calon jemaah haji asal Berau akhirnya diberangkatkan Rabu (22/6/2022) Bupati Berau Sri Juniarsih melepas langsung keberangkatan calon jemaah haji yang sudah 2 tahun tertunda karena pandemi.

Dilepas di Masjid Agung Baitul Hikmah, Calhaj Berau akan singgah sebentar di embarkasi Batakan, Balikpapan.

Dalam sambutannya, Bupati Berau, Sri Juniarsih mengatakan, bahwa dalam pelaksanaan ibadah ada hal yang perlu diperhatikan, terutama mengenai menjaga kesehatan baik selama di Madinah maupun di Mekkah.

Menurut Bupati, keberangkatan itu merupakan momen yang sangat spesial katena selama 2 tahun ditunda dengan alasan pandemi.

Jemaah yang mendapatkan kesempatan itu, untuk dapat bersungguh-sungguh melaksanakan rukun islam ke-5 itu. Mengingat, tidak semua umat muslim, mendapat kesempatan dan kesehatan untuk menunaikannya.

“Jadikan momen ini untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. dan menjadi pribadi lebih baik, serta menjadi tauladan di dalam keluarga,” katanya.

Dirinya juga berpesan kepada para jemaah yang berangkat, untuk selalu menjaga kesehatan selama berhaji. Apalagi, saat ini juga masih status pandemi covid, peserta jemaah haji harus benar-benar menerapkan protokol kesehatan.

“Jangan sampai, selama beribadah haji, tidak khusyuk atau terkendala karena gangguan kesehatan. Kami ingin, seluruh jemaah haji dari Berau, berangkat sehat begitupun juga pulangnya,” terangnya.

Ia memypaikan, jemaah yang belum bisa berangkat haji, akibat pemberlakuan pembatasan usia maksimal 65 tahun yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi, untuk tidak berkecil hati.

Menurutnya, masih ada kesempatan untuk berangkat ke tanah suci. Baik itu dengan umrah, atau menunggu pemberlakuan pembatasan usia itu dicabut oleh otoritas Arab Saudi.

Sri Juniarsih mengaku, pemerintah Indonesia kata dia, tidak bisa berbuat apa-apa dengan adanya pemberlakuan aturan, selain mengikuti. Namun dirinya juga berharap, pada pemberangkatan haji tahun 2023 mendatang, aturan itu dapat dicabut.

Ditempat yang sama, Kepala Kemenag Berau, Aji Mulyadi mengatakan, sebelum berangkat, seluruh jemaah haji dilakukan tes PCR. Dalam tes itu, seluruh jemaah dinyatakan negatif.

“Alhamdulillah negatif semua, dan siap berangkat ke tanah suci. Harapannya pelaksanaan jemaah haji, berlangsung lancar,” pungkasnya. (*)