TNJUNG REDEB – Bupati Berau Sri Juniarsih, menampik kabar bila dirinya di lobi oleh pejabat tinggi di Berau untuk mempengaruhi hasil seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP). Dia menegaskan, tidak ada lobi-lobi jabatan dalam seleksi JPTP.

Dikabarkan sebelumnya, Bupati Berau sempat didatangi beberapa pejabat di ruang kerjanya. Diduga dalam pertemuan itu, pejabat yang tercatat sebagai peserta seleksi JPTP dan dinyatakan lolos seleksi Desember 2023 lalu, melakukan lobi untuk mendapatkan rekomendasi bupati.

Namun, saat ditemui awak berauterkini.co.id, Sri, sapaan akrab perempuan berkulit putih tersebut menegaskan, setiap agenda pemberian rekomendasi tersebut bersifat rahasia. Tidak menjadi konsumsi pihak manapun.

“Itu rahasia saya,” jawabnya singkat, Rabu (17/1/2023).

Jawaban tersebut, menjadi penegas bila dirinya tidak bisa dilobi. Dalam artian, pihaknya menjadikan hasil seleksi JPTP dalam empat tahap, menjadi acuan atas keterpilihan setiap peserta yang mengikuti seleksi.

Termasuk agenda wawancara akhir yang menjadi nilai pamungkas setiap calon pejabat tinggi pratama.

“Tidak ada lobi-lobi. Titik,” tegasnya sambil meninggalkan wawancara bersama awak berauterkini.co.id.

Disinggung tentang jadwal pelantikan, bupati perempuan pertama di “Bumi Batiwakkal” tersebut menyatakan, sejauh ini pemerintah masih menunggu rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) yang telah diajukan Pemkab Berau sejak awal Januari lalu.

“Nanti akan kami sampaikan jadwalnya,” janjinya.

Ketegasan bupati tersebut, sama persis yang diungkapkan Sekda Berau Muhammad Said, yang menegaskan, dalam setiap agenda pertemuan bupati bersama dengan ‘anak buahnya’ tidak mesti dikonotasikan sebagai agenda lobi-lobi.

Sebab, setiap pegawai pemerintahan di lingkungan Pemkab Berau diwajibkan untuk memberikan laporan hasil kinerja yang berkaitan dengan program dan visi misi pemerintah daerah.

“Ini bisa saja agenda soal pekerjaan di dinas masing-masing,” komentar pria yang akrab disapa Said, saat itu.

Sementara itu, menurut informan Berau Terkini yang enggan disebutkan namanya,

Rumor berkembang, Bupati Berau telah menyerahkan nama-nama terpilih setiap dinas hingga badan yang masih mengalami kekosongan pimpinan ke KASN.

Artinya, saat ini setiap instasi horizontal yang membuka seleksi, sudah diisi oleh nama-nama yang direkomendasikan bupati. Tinggal menunggu hasilnya dari KASN. (*)

Reporter: Sulaiman

Editor: s4h