Penulis : admin

Foto: Bantuan bagi warga terdampak COVID-19 dapat disalurkan melalui BPBD

TANJUNG REDEB – Partisipasi perusahaan dalam membantu Pemerintah Kabupaten Berau dalam penanganan Covid-19 di Bumi Batiwakkal saat ini sangat ditunggu-tunggu. Hal itu sejalan dengan penerapan isolasi terpusat (isoter) yang kini fokus di masing-masing kecamatan.

Dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, Thamrin, dukungan perusahaan sangat diharapkan mengingat daerah belum memiliki anggaran untuk isolasi terpusat.

“Kami minta juga perusahaan yang mengaturnya. Ini juga bagian dari kontribusi perusahaan kepada daerah,” ujarnya, Jumat 27 Agustus 2021 kemarin

Karena kondisi tersebut, Pemkab Berau terus mendorong perusahaan agar dapat bersinergi dengan pemkab dan masyarakat yang berada dalam lingkar perusahaan.

Akan tetapi, dalam proses pemberian bantuan kepada masyarakat yang terpapar COVID-19 terutama yang melakukan isolasi di rumah, harap melakukan koordinasi terlebih dahulu. Sebab ada sejumlah kriteria khusus yang boleh mendapatkan bantuan tersebut.

“Terutama, warga yang tidak memiliki penghasilan saat tidak bekerja. Itu perlu diprioritaskan,” katanya.

Namun jika yang melakukan isolasi mandiri tersebut merupakan karyawan perusahaan atau pegawai negeri. Sangat tidak disarankan menerima bantuan, sebab mereka masih memiliki penghasilan tetap setiap bulan dari tempat mereka bekerja masing-masing.

“Terkecuali seperti nelayan, tukang ojek, yang seperti itu akan dikasih bantuan. Bantuan berupa paket sembako,” jelasnya

Sementara itu, untuk data penerima bantuan, nantinya akan diusulkan dari tim satgas di masing-masing kelurahan atau kecamatan.

Setelah itu, dilakukan verifikasi oleh BPBD Berau. Untuk memastikan pasien ini memang sesuai kriteria penerima bantuan.

Bantuan tersebut dianggarkan melalui APBD Berau dan pemberian perusahaan, yang dikelola BPBD Berau. Namun, bantuan juga diserahkan melalui Dinas Sosial Berau. Untuk menghindari terjadinya tumpang tindih bantuan, pihaknya akan melakukan evaluasi sebelum bantuan diserahkan.

“Bantuannya kita serahkan ke satgas kelurahan. Jika memungkinkan, akan kami antar langsung ke penerima. Bantuan juga diserahkan hingga ke wilayah terjauh,” tutupnya. (*/adv)

Editor: RJ Palupi