Penulis : admin

Foto: Aktivitas Bandar Udara Kalimarau

TANJUNG REDEB, – Arus penumpang di Bandara Kalimarau diprediksikan akan meningkat jelang lebaran nanti. Menyusul adanya kelonggaran syarat perjalanan tahun ini. Dibandingkan 2 tahun berturut-turut sebelumnya pada periode yang sama yakni jelang lebaran, tahun ini diperkirakan jumlah aktivitas penerbangan angkutan pemudik lebih tinggi.

Sejak awal puasa lalu, secara grafik memang terlihat ada penurunan angka penumpang. Namun diprediksikan akan berbanding terbalik jelang lebaran nanti, misalnya seminggu sebelum lebaran.

Menurut Kasi Teknik dan Operasi Bandara Kalimarau Berau, Budi Sarwanto, jumlah penumpang sejak awal puasa turun menjadi 200 hingga 300 penumpang.

“Penurunan penumpang biasa terjadi saat awal Ramadan, karena tidak banyak yang bepergian,” ungkapnya, Rabu (13/4/2022).

Hal itu berbanding terbalik pasca dikeluarkannya Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Nomor 21/2022 perihal Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara pada Masa Pandemik Covid-19 sejak 9 Maret lalu.

Jumlah penumpang pesawat mengalami peningkatan hingga akhir Maret. Rata-rata keberangkatan sebelum puasa 200 hingga 300 penumpang, menjelang Ramadan mencapai 500 penumpang. Ada ekstra keberangkatan. Dari lima kali keberangkatan dalam satu hari, menjadi tujuh kali.

“Kalau sekarang penumpang pesawat tidak ada yang penuh, sekira 60-70 persen saja. Dan hanya enam kali keberangkatan,” ujar Budi.

Dengan hanya satu maskapai yang tersedia, Budi menyebut, jumlah penumpang pesawat akan mencapai full seat atau sekira 500 penumpang.

Berdasarkan data, sejak awal 2022 jumlah penumpang di Bandara Kalimarau Berau fluktuatif. Pada Januari sebanyak 9.843 penumpang, Februari 8.269 penumpang. Kemudian meningkat lagi menjadi 10.808 penumpang pada Maret.

Dia berharap, pesawat yang beroperasi ke Kabupaten Berau bisa segera bertambah. Pihaknya masih berusaha melobi pihak maskapai agak segera beroperasi di Bandara Kalimarau Berau.

Budi juga menjelaskan, bahwa sampai saat ini aplikasi PeduliLindungi tetap diberlakukan di bandara Kalimarau. (*)

Editor: Rengkuh