BERAU TERKINI – Manchester City diragukan bakal mendapat sanksi berat usai dinyatakan bersalah langgar FFP.

Komite Independen Liga Inggris menyatakan Manchester City bersalah dalam dakwaan melanggar aturan financial fair play atau FFP.

Dari 115 dakwaan yang dituduhkan kepada Manchester City, Komite Independen menyatakan Manchester City bersalah dalam semua dakwaan.

Meski demikian belum ada sanksi dari Liga Inggris soal Manchester City. Pihak Manchester City juga secara resmi mengajukan banding atas putusan Komite Independen.

Erling Haaland menggungat pernyataan capres Real Madrid Enrique Riquelme
Striker Manchester City Erling Haaland. (mancity.com)

Laporan dari Inggris menyebutkan, Manchester City diprediksi tak akan menerima sanksi berat seperti pencabutan gelar juara hingga degradasi.

Pasalnya keberadaan Manchester City dan pemiliknya yakni pebisinis asal UEA sangat dibutuhkan oleh Inggris.

Bahkan hubungan bilateral antara Inggris dengan UEA akan berdampak serius jika pihak Liga Inggris memutuskan untuk memberi sanksi berat kepada Manchester City.

“Pihak UEA mengabarkan Perdana Menteri Inggris dan mengancam akan menarik investasi keluar Inggris jika sanksi berat diberikan kepada Manchester City,” tulis laporan Telegraph.

Sejak dibeli oleh pengusaha asal UEA, Manchester City memang bergeliat menjadi klub raksasa.

Dalam waktu kurang dari satu dekade, Manchester City turut berkontribusi terhadap ekonomi lokal Inggris khususnya di wilayah Manchester.

“Investasi UEA di Manchester City berdampak pada pembangunan rumah baru di area Manchester, penciptaan lapangan kerja baru, hingga rencana pembangunan hotel dan area komersial,” lanjutnya.

Karena itu putusan berat dari Liga Inggris kepada Manchester City akan berdampak langsung kepada keuangan dan juga ekonomi lokal Inggris.

Kini semua pihak masih menanti ketegasan Komite Independen Liga Inggris dalam penyelesaian kasus Manchester City.